Genjot Serapan Anggaran Program PEN, BPKP Diminta Berikan Solusi

JAKARTA, SWARAKALTARA.COM – Ada beberapa hal utama yang ditekankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan arahan terhadap Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta seluruh jajaran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Hal itu dilakukan untuk menjamin tercapainya program pembangunan pemerintah yang tetap akuntabel, efektif, dan efisien.

Dalam kesempatannya, Jokowi meminta BPKP dan APIP untuk terus melakukan serta meningkatkan pengawalan dalam rangka percepatan belanja pemerintah.

BPKP dan APIP juga diharapkan mampu memberikan solusi yang tepat bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk merealisasikan dan mempercepat belanja pemerintah.

“Saya minta BPKP dan APIP memberikan solusi dan menawarkan jalan keluar untuk mengatasi masalah ini. Ini tugas dalam mengawal belanja tadi. Lalu mengawal agar kementerian/lembaga dan pemda bisa merealisasikan belanjanya dengan cepat dan akuntabel,” ujar Jokowi.

Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern (Rakor Wasin) Pemerintah tahun 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, dan disiarkan melalui live streaming akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (27/5/2021).

Jokowi menambahkan, hingga bulan Mei 2021 ini, realisasi belanja pemerintah baik pusat maupun daerah diketahui masih rendah, yakni sekitar 15 persen untuk realisasi APBN dan 7 persen untuk APBD.

Serapan anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) diketahui juga baru mencapai angka 24,6 persen.

Jokowi juga menginstruksikan agar terus meningkatkan pengawasan terhadap kualitas perencanaan program pemerintahan.

Pengawalan BPKP dan APIP terhadap perencanaan program, kata dia, harus dilakukan sejak awal, sehingga program yang direncanakan memiliki tolak ukur keberhasilan yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Termasuk perencanaan program juga harus adaptif dan dapat disesuaikan dengan situasi serta kondisi saat ini.

“Di masa sulit seperti sekarang ini kita perlu bekerja cepat, perkuat sinergi, perkuat kolaborasi, perkuat check and balances. Kita juga harus saling memperbaiki agar program-program pemerintah berjalan efektif, dan masyarakat mendapatkan manfaat sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Jokowi juga berharap semoga masyarakat Indonesia dapat segera bangkit dari masa pandemi Covid-19. (Sumber : YouTube, Sekretariat Presiden RI).

Reporter : Abdul Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.