Jelang Lebaran Aturan Pelayaran Di Dermaga Sungai Bolong Diperketat

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Kebijakan mudik lokal  untuk wilayah kepulauan seperti Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara hingga hari ini belum berpengaruh banyak.

Dua hari jelang Idulfitri 1442 Hijriyah, belum terlihat ada peningkatan jumlah penumpang di sejumlah dermaga tradisional yang ada di Nunukan.

Seperti yang terjadi di dermaga tradisional Sungai Bolong contohnya, data Dinas Perhubungan Nunukan mencatatkan angka statis, tidak ada perbedaan dari hari normal.

‘’Masih normal, sehari sekitar 100 sampai 200 penumpang seperti hari biasa,’’ ujar Kepala Pos Dinas Perhubungan Nunukan, Mulyadi Muhtar, Senin (10/5/2021).

Ada sekitar 75 armada speedboat yang melayani transportasi rute Nunukan – Seimanggaris – Sebuku di dermaga tersebut.

Batas waktu pemberangkatan dari Sungai Bolong  dibatasi hanya  sampai pukul 17.00 WITA.

Namun jika cuaca tidak memungkinkan, petugas akan menghentikan pemberangkatan meski belum mencapai batas waktu yang sudah ditetapkan.

Ketika ditanyakan pembatasan waktu apakah berkaitan dengan peristiwa penangkapan WNI oleh aparat Malaysia beberapa waktu lalu, Mulyadi Muhtar tidak membantah hal tersebut.

‘’Iya berhubungan dengan kejadian kemarin (penangkapan WNI),’’ jawabnya.

Pelayaran malam dikecualikan bagi kondisi darurat seperti melayani orang sakit, kematian dan persoalan mendesak lain yang mendapat rekomendasi dari aparat desa asal penumpang.

Itupun dengan pengawalan aparat keamanan untuk menghindari terulangnya kejadian penangkapan oleh aparat Malaysia.

‘’Itu memang bagian keamanan nanti yang berwenang, kami sekedar pelayanan penumpang dan kepelabuhanan. Kalau bicara arus mudik, saya perkirakan puncaknya besok. Sementara ini hanya didominasi pedagang dan masyarakat sipil,’’ jelasnya.

Reporter : Viq

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.