Sabung Ayam, Puluhan Warga Kocar Kacir Diberi Tembakan Peringatan dan Gas Air Mata

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Aparat Kepolisian dari Satuan Samapta Bhayangkara menggerebek arena perjudian sabung ayam di tengah perkebunan kelapa sawit, di daerah Sei Lancang Kelurahan Tanjung Harapan Nunukan Kalimantan Utara, Kamis (13/5/2021).

Sejumlah tembakan peringatan ditembakkan Polisi dalam operasi pembubaran arena sabung ayam tersebut.

Kapolres Nunukan AKBP.Syaiful Anwar mengungkapkan, penggerebekan anggota Samapta pada pukul 13.00 wita ini, lebih dulu diketahui oleh para pelaku sabung ayam, sehingga mereka bergegas lari meninggalkan ayam aduan dan puluhan sepeda motor mereka di areal perkebunan.

‘’Ironi memang, Sholat Idul Fitri baru beberapa jam dilakukan, mereka sudah melakukan kemaksiatan lagi,’’sesalnya.

Meski sejumlah tembakan peringatan dan gas air mata dilepaskan oleh polisi, para penjudi tidak satupun yang mengindahkannya. Mereka tetap fokus melarikan diri dengan masuk lebih dalam ke areal kebun, demi menghindari kejaran petugas.

Meski gagal mengamankan puluhan penjudi tersebut, Polisi berhasil mengamankan 25 unit sepeda motor, 6 ekor ayam aduan dan lapak dadu sebagai barang bukti.

Nantinya, Polisi akan menginventarisir kepemilikan sepeda motor yang diamankan. Polisi juga akan meminta mereka membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya.
‘’Walaupun mungkin mereka tak bisa dijerat secara Pidana, paling tidak akan didata dan dibuatkan pernyataan untuk tidak mengulangi. Semoga kedepan, apabila masih ada yang melakukan, kami bisa menangkap lengkap sehingga bisa dipidanakan,’’kata Syaiful.

Syaiful tegas berkomitmen melarang perjudian dalam bentuk apapun. Ia tidak mentolerir perjudian yang menjadi media perusak moral dan mempertontonkan penyiksaan terhadap binatang.

‘’Silahkan kalau masih ada yang mau coba-coba, kami tak akan pernah bosan memburu aktivitas mereka,’’tegasnya.

Reporter : Viq

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *