Bupati Wempi Ajak Perajin Batik Tetap Berinovasi di Masa Pandemi

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, mengharapkan semua yang terlibat dalam organisasi Dekranasda agar lebih kompak dalam bekerja sesuai dengan yang telah disepakati bersama.

“Buktikan bahwa semua pengurus yang diberikan kepercayaan dan kesempatan ini, bisa memberikan kontribusi yang terbaik dalam menjalankan organisasi dan tugasnya,” ujarnya.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara pengukuhan pengurus Dekranasda Malinau dan membuka secara resmi pelatihan membatik, Kamis (3/6/2021).

Kegiatan yang berlangsung di ruang Tebengang tersebut juga mengundang para perajin dan seniman di Kabupaten Malinau.

“Saya berharap semua yang terlibat dalam organisasi ini bisa kompak dan serius dalam menjalakan program yang telah disepakati bersama, sehingga apa yang diharapkan bisa tercapai secara maksimal,” imbuhnya.

Kepada para perajin, Wempi juga berharap agar mampu meningkatkan kreativitas dan inovasinya walaupun saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Khususnya dalam mengembangkan produk batik yang menjadi ciri khas Kabupaten Malinau.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Malinau, Maylenty menuturkan bahwa fungsi dari organisasi ini ialah agar menanamkan kesadaran bagi masyarakat bahwa seni kerajinan sangat penting, karna kita sebagai bangsa yang kaya akan budaya.

“Tugas kita ialah bersama memperjuangkan kepedulian kepada para perajin dan mendorong semangat kewirausahaan di sektor kerajinan,” jelasnya.

Ia menambahkan, di era digitalisasi saat ini, sebagai Ketua Dekranasda Malinau, ia juga mendorong para perajin agar lebih memanfaatkan teknologi informasi secara positif dan optimal.

“Menggunakan teknologi informasi dapat kita jadikan sebagai inovasi, meningkatkan kreativitas dan membantu dalam memasarkan produk daerah,” tuturnya.

Maka hal itu harus menjadi tugas pengurus Dekranasda Malinau, untuk memberikan sosialisasi kepada perajin agar lebih melek terhadap teknologi.

“Manfaatkan media sosial sebagai pendukung untuk mengembangkan produk yang dihasilkan,” ujarnya

Diketahui, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan kegiatan pelatihan membatik yang digelar untuk 4 Desa yakni, Desa Pelita Kanaan, Tanjung Keranjang, Salap, dan Desa Malinau Seberang.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta pelatihan membatik, agar dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan sungguh-sungguh.

“Ini merupakan awal yang baik untuk selanjutnya terus mengembangkan produk unggulan kita tersebut, sehingga dapat menghasilkan karya batik dengan warna dan motif-motif baru,” imbuhnya.

“Yang lebih menggambarkan kekayaan budaya Kabupaten Malinau,” pungkasnya.

Reporter : Abd. Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.