Eksistensi DPRD Touna Dipertanyakan, Fraksi Merasa Dibohongi

PALU, SWARAKALTARA.COM – Tak kunjung ada kejelasan, ratusan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una yang tergabung dalam Front Rakyat Anti Korupsi (Fraksi) pertanyaakan eksistensi anggota DPRD. Pasalnya kasus dugaan korupsi penanggulangan covid-19 yang telah berangsur lama belum juga ada kejelasan.

Charly J Pangemanan, Kordinator Front membeberkan sebelumnya Fraksi telah melakukan unjuk rasa beberapa kali untuk meminta DPRD segera mempansuskan dana Covid19 pada tahun 2020.

“Dua ratusan lebih masa aksi yang tergabung dari beberapa unsur mahasiswa, aktivis kemanusiaan dan Masyarakat aksi di gedung DPRD Touna pada tanggal 15 juni kemarin”. Kata Charly J Pangemanan.

Namun, pihak DPRD Touna selalu memberikan beralasan. Sehingga Fraksi merasa telah hilang kepercayaan dan di bohongi oleh pihak DPRD.

“Penuntutan terhadap pihak DPRD untuk memberikan data dan rekomendasi yang terkait dengan dana penanggulangan covid-19, namun hasil yang di dapatkan nihil karena alasan tidak qourumnya DPRD untuk melakukan paripurna” Urainya.

Reporter : Msa

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.