Tambang Nikel dan Kesadaran Masyarakat Pongian

PALU, SWARAKALTARA.COM – Kesadaran terhadap dampak aktivitas pertambangan nikel kini terus di pupuk masyarakat Desa Pongian. Hal ini terlihat pasca masyarakat yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Desa Pongian (SMDP) melakukan nonton bareng di salah satu rumah warga.

Nobar yang dilakukan Kamis malam (17/6) ini, memutar film terkait dampak buruk akibat aktivitas pertambangan yang terjadi di Indonesia. “Film RT 24” Singkat Baso, salah satu petani Dusun 1, Desa Pongian.

Dalam pemutaran film yang di inisiasi SMDP dan dibantu Jatam Sulteng ini, puluhan masyarakat yang hadir terlihat sangat serius dan menikmati jalanya film.

Asrianto selaku koordinator menjelaskan dengan dilakukan pemutaran film dapat menambah wawasan masyarakat terhadap dampak buruk pertambangan dan persoalan hak asasi manusia.

“Semoga menambah wawasan masyarakat soal hak-hak asasinya sebagai rakyat indonesia. Baik secara individu maupun secara berkelompok”

Tak hanya nobar, SMDP juga mendeklarasikan sebagai organisasi kemasyarakatan, Solidaritas
Masyarakat Pelestari Lingkungan (SM – PELAING).

Diketahui sebelumnya, masyarakat dan khususnya petani Desa Pongian merupakan koban dampak kerusakan air sungai akibat aktivitas perusahaan Nikel di wilayah Kecamatan Bunta.

Namun, PT. KFM dan Pemerintah sampai dengan hari ini belum merespon kekecewaan masyarakat Pongian. Padahal masyarakat telah beberapa kali melakukan aksi protes.

Reporter : Msa

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.