TMMD Kodim Malinau Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan di Daerah Perbatasan

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Perbatasan Kabupaten Malinau kembali diselenggarakan.

TMMD ke-112 Tahun 2021 yang akan dilakukan oleh jajaran Kodim 0910/Malinau, mendapat kepercayaan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau, untuk melaksanakan kegiatan pembangunan di 2 Desa di Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

Program TMMD Wiltas ke-112 di Kabupaten Malinau tahun ini direncanakan akan dilakukan di Desa Kuala Lapang dan Tanjung Lapang.

Komandan Kodim (Dandim) 0910 Malinau, Letkol Inf Sofwan Nizar mengatakan sasaran TMMD fisik tahun 2021 ini adalah pembukaan jalan penghubung desa di Kecamatan Malinau Barat.

“Salah satu sasaran pokok adalah pembangunan akses jalan di Desa Tanjung Lapang ke Kuala Lapang sekira 1100 meter atau menyesuaikan kebutuhan. Ditambah beberapa sasaran tambahan,” ujarnya, Selasa (6/7/2021).

Dandim menambahkan, dengan pembangunan jalan tani dan penghubung 2 desa ini diharapkan bisa mewujudkan ketahanan wilayah dan ketahanan pangan di perbatasan.

“Dengan terbukanya akses jalan yang menjadi prioritas dari program ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani di desa tersebut bisa meningkat,” ucapnya.

Luasnya areal pertanian, ucapnya, harus didukung dengan adanya akses infrastruktur jalan, dan semoga hasilnya dapat dimaksimalkan kedepan.

Sementara itu, kemarin Dandim Sofwan Nizar bersama Kepala Desa Tanjung Lapang dan Kuala Lapang telah meninjau lokasi sasaran fisik TMMD ke 112 di wilayah tersebut.

Rencananya, target program tersebut adalah untuk membuka jalan tani penghubung dua desa di Kecamatan Malinau Barat tersebut.

Dengan rincian pembukaan jalan tani dengan panjang sekira 1100 meter lebar 6 meter, 3 gorong-gorong dan 1 Pos Kamling dan 1 Jembatan kayu.

“Rencana awal 1600 m, tetapi nanti kita meyesuaikan dengan hasil peninjauan & koordinasi kemarin dengan Kecamatan, desa serta warga yg dilintasi,” ungkapnya.

“Rencananya sama seperti tahun lalu, TMMD Wiltas dilaksanakan selama 30 hari. Salah satu sasaran pokok adalah pembukaan jalan. Diharapkan dengan program ini nantinya dapat memudahkan petani untuk mengangkut hasil panen,” tambahnya.

Mengenai rencana waktu pelaksanaan, Dandim Sofwan Nizar memperkirakan program tersebut akan dimulai pada bulan September hingga Oktober 2021.

Sasaran fisik TMMD 112 Wilayah Perbatasan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah daerah di sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan di daerah perbatasan.

Reporter : Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.