Momen Hari Masyarakat Adat Internasional, Ping Ding Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya & Produk Lokal

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Hari Masyarakat Adat Internasional atau International Day of the World’s Indigenous Peoples yang diperingati pada 9 Agustus setiap tahunnya, menjadi momentum bagi negara dan warga dunia untuk turut serta memperhatikan hak-hak masyarakat adat, yang kian menjadi penting di masa pandemi ini.

Ping Ding salah seorang tokoh wanita di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara yang juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malinau, di momen Hari Masyarakat Adat Internasional menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat Adat khususnya di Kabupaten Malinau.

Ping Ding menuturkan, untuk di Malinau jika berkaitan dengan Adat Istiadat kulturnya masih sangat kental.

“Artinya nilai-nilai kebaikan dalam Adat yang sudah di wariskan secara turun temurun harus tetap dan terus dilestarikan,” ujarnya kepada Swarakaltara.com, Selasa (10/8/2021).

Menurutnya, peran Adat di masyarakat lebih banyak tentang nilai-nilai dan kebaikannya yang mengatur norma-norma yang ada di kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Nilai-nilai luhur yang memang baik patut kita lestarikan dan kita ajarkan bagi anak-anak muda,” tuturnya.

Berbicara tentang peranan Pemuda dalam kelestarian Adat di daerah khususnya di Malinau, Ping Ding menilai para Pemuda sudah sangat sadar dan ingin melestarikannya.

“Anak-anak muda di Malinau saat ini, saya lihat sudah sangat mencintai budaya. Dulu kan sempat hilang, bahkan ada yang mungkin malu mengakui dari suku di pedalaman. Tapi sekarang sudah banyak anak muda yang telah sadar dan mencintai budaya asli daerahnya,” ungkapnya.

Termasuk produk-produk lokal, tambahnya, di Malinau sudah mulai menggeliat dan besar berkembang berkat adanya peran pemuda yang mencintai budaya.

“Saya kira untuk membangun Indonesia dengan mengedepankan nilai-nilai adat dan budaya di daerah, itulah sebenarnya kekayaan kita,” imbuhnya.

Reporter : Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *