PPKM Level 3 Di Malinau Lanjut Hingga 23 Agustus 2021

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Malinau kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 terhitung mulai Selasa 10 Agustus 2021 hingga 23 Agustus 2021.

Perpanjangan PPKM Mikro di Malinau ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor : 443.1/323/Hukum tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di wilayah Kabupaten Malinau.

Dalam PPKM level 3 ini, Pemkab Malinau lebih melonggarkan berbagai aktivitas di sektor ekonomi masyarakat.

“Kita kembali memperpanjang PPKM level tiga di Malinau hingga 23 Agustus mendatang,” kata Bupati Malinau, Wempi W Mawa dalam keterangannya, Rabu (11/8/2021).

Bupati Wempi mengaku, jika PPKM level tiga ini sangat berdampak sekali pada angka kesembuhan pasien terkonfimasi positif Covid-19 dan penurunan angka penularan virus tersebut.

Sehingga, tambahnya, dalam perpanjangan PPKM level tiga ini, Pemkab Malinau akan melonggarkan aktivitas perekonomian. Seperti rumah makan, cafe, restoran dan rumah kopi dan kegiatan usaha sejenisnya dilonggarkan, namun dengan kapasitas 50 persen dan prokes yang ketat. Waktu operasionalnya akan dibatasi hingga pukul 21.00 WIT.

Aktivitas di rumah makan, kafe, restoran, warung kopi dan kegiatan usaha sejenisnya masih tetap diizinkan buka. Masyarakat bisa makan di tempat dengan kapasitas 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk aktivitas pembelajaran sekolah di Kabupaten Malinau, saat ini sebagian besar masih memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau online, namun tetap disesuaikan dengan zonasi wilayah penyebaran Covid-19.

“Sementara aktivitas pembelajaran di Malinau sebagian besar masih secara Daring, dan aktivitas sosial-ekonomi di masyarakat juga masih tetap berjalan,” ucapnya.

Bupati Wempi berharap, masyarakat bisa tetap mentaati protokol kesehatan pada saat PPKM level tiga di Malinau, sehingga statusnya bisa beralih dari zona merah ke kuning bahkan hingga hijau.

Saat ini Kabupaten Malinau masih tetap berada pada zona merah, namun dengan tingkat kesembuhan yang juga naik signifikan dan tingkat penularan Covid-19 mulai dapat diatasi.

Reporter : Gani

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan