100 Hari Kerja, Wempi-Jakaria Beberkan Capaian Program

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Tepat pada Kamis (23/9/2021), Wempi W Mawa dan Jakaria genap 100 hari menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malinau.

Berbagai capaian selama masa 100 hari kerja kepemimpinan Wempi-Jakaria dipaparkan. Ditargetkan dengan berbagai langkah dan melalui 5 program inovatifnya, diharapkan masyarakat Kabupaten Malinau kedepan dapat mencapai kemandirian dan kesejahteraan.

Bupati Wempi mengatakan dalam kurun waktu 100 hari digunakan membangun pondasi kokoh untuk mewujudkan mimpi besar dalam visi yang diutarakan pada saat kampanyenya.

Dikatakannya, bangunan akhir dari visi misi itu adalah terwujudnya masyarakat Kabupaten Malinau yang mandiri, damai dan sejahtera di dukung oleh Pemerintahan yang profesional. Lalu, diimplementasikan lewat sejumlah terobosan dan beragam kemudahan.

Ia menjelaskan, dalam 100 hari kepemimpinan pihaknya, Bupati Wempi dan Wakil Bupati Jakaria telah meluncurkan inovasi program yang memiliki konsep pelayanan untuk masyarakat.

Seluruhnya ditujukan untuk memudahkan akses masyarakat serta mendekatkan pelayanan.

Mulai dari program RT Bersih, Desa Sarjana, Rasda Plus, Wajib Belajar-Malinau Maju dan Milenial Mandiri.

“Berbagai terobosan yang dihasilkan lewat lima program itu, merupakan wujud komitmen kerja kita kepada masyarakat. Hal itu untuk memberikan kemudahan akses serta mendekatkan pelayanan kepada mereka,” ujarnya.

Dalam paparannya, Bupati Wempi telah banyak menyebutkan capaian progres dan bentuk konkret janji dalam masa 100 hari kepemimpinannya.

Melalui 5 program inovatif yang dijalankan pihaknya, pertama program RT Bersih yang merupakan program lanjutan dengan beberapa penajaman dan fokus pelaksanaan kegiatan.

“Melalui program RT Bersih, baik Pemerintah Daerah, Desa dan RT dapat terus bersinergi serta bersama-sama mewujudkan masyarakat Malinau yang Mandiri, Damai dan Sejahtera,” ungkapnya.

Progres dari program RT Bersih ialah pihaknya mengambil langkah strategis, yakni memastikan tahap pencairan alokasi dana RT Bersih hanya dicairkan dalam dua tahap.

“Untuk saat ini alokasi dana RT Bersih untuk tahap dua telah dicairkan,” ujarnya.

Kemudian menyinggung program inovatif yang kedua, yakni program Rasda Plus. Diketahui, program Rasda Plus juga merupakan pengembangan inovasi dari terobosan sebelumnya.

“Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Daerah melakukan pembaruan dalam sektor pertanian maupun langkah kebijakan peraturan,” ucapnya.

Kebijakan yang juga ditempuh, tambahnya, ialah perluasan dan perlindungan lahan pertanian.

Langkah strategis yang pihaknya ambil dalam program Rasda Plus ialah, perbaikan jalan usaha tani sepanjang 100 KM.

“Melihat hasil yang telah dicapai, baik perbaikan dan perawatan jalan usaha tani realisasinya saat ini bahkan mencapai 269 KM,” ucapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan dari semua pihak untuk merawat jalan-jalan usaha tani untuk masyarakat, tentu tidak dapat memuaskan jika peningkatan produksi terhadap lahan-lahan pertanian dan perkebunan tidak memberikan pengaruh yang maksimal bagi masyarakat.

“Langkah konkret selanjutnya dalam program Rasda Plus ialah, kita akan menaikkan harga gabah kering menjadi Rp6,100 per kilo,” jelasnya.

Reporter : Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.