PTM, Bupati Malinau: Siswa Diimbau Langsung Pulang, Usai Ikuti PTM di Sekolah

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Kebijakan yang diluncurkan pemerintah untuk menekan laju penambahan kasus positif Covid-19 terus dilakukan.

Setelah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat beberapa bulan lalu, pemerintah berangsur-angsur melonggarkan kebijakan di berbagai daerah.

Pelonggaran ini disikapi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dengan mendorong satuan pendidikan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Khususnya di daerah dengan kebijakan PPKM level 1-3.

PTM terbatas pun sudah dilakukan di beberapa daerah. Bupati Malinau, Wempi W Mawa dan Wakil Bupati Jakaria bersama jajaran Dinas terkait, langsung melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan PTM di berbagai sekolah.

Beberapa sekolah yang dikunjungi ialah sekolah di wilayah Kecamatan Malinau Kota, Malinau Barat dan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.

Dalam kunjungannya ke SMPN 1 Malinau Kota, Selasa (7/9) lalu, Bupati Wempi melihat kesiapan sekolah dalam pelaksanaan PTM secara terbatas. Seperti mengecek daftar periksa dan sarana prasarana pendukung.

“Sekolah wajib mengisi daftar periksa sebelum melaksanakan PTM terbatas. Semuanya demi keamanan serta keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan,” ujarnya, Kamis (9/9/2021).

Bupati mengingatkan, agar para peserta didik tidak terlena dengan PTM terbatas hingga mengabaikan protokol kesehatan.

Selain itu, tambahnya, ia mengimbau agar para siswa segera pulang ke rumah usai melakukan PTM terbatas di sekolah.

“Bertemu dengan teman-teman setelah hampir satu tahun belajar dari rumah memang menyenangkan. Tapi ingat, jaga kesehatan. Pulang sekolah harus langsung ke rumah,” ungkapnya, saat meninjau PTM Terbatas di SMPN 1 Malinau Kota.

Bupati Wempi pun turut menyemangati para peserta didik, untuk harus selalu semangat dalam belajar, baik itu di sekolah maupun di rumah.

Ia berharap, jangan sampai salah satu metode belajar yang diikuti justru membuat mereka kurang bersemangat dalam belajar.

“Baik belajar di sekolah ataupun belajar di rumah itu sama saja. Harus sama-sama semangat,” pungkasnya.

Reporter : Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.