Tes Urine 73 Pegawai Bandara Nunukan, 4 Orang Dinyatakan Positif

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak empat orang Pegawai Bandar Udara Nunukan dinyatakan positif dalam tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan (BNNK), di gedung Head Office Bandara, Kamis (23/9/2021).

Humas BNNK Nunukan Zainal Arifin mengatakan,  jumlah yang diuji dari seluruh pegawai Bandara Nunukan sebanyak 73 sampel urine.

‘’Pengujian menggunakan rapid tes narkoba enam parameter, hasilnya 69 sampel urine dinyatakan negatif narkoba dan 4 sampel urine dinyatakan positif,’’ ujar Zainal.

Namun demikian, hasil tes positif tersebut tidak mengandung Amphethamine atau zat narkoba, melainkan BZO (benzodiazepine) atau sedang dalam mengkonsumsi obat medis.

Berdasarkan assesment singkat kepada empat pegawai yang dinyatakan positif tersebut, mereka dapat membuktikan bahwa sedang dalam kondisi pengobatan dan mengkonsumsi obat dari dokter.

‘’Ada yang flu berat, ada yang konsumsi obat penghilang rasa nyeri, serta mengkonsumsi obat karena kelelahan” jelasnya.

Adapun kegiatan ini digelar dalam rangka implementasi kesepakatan bersama antara Kementerian Perhubungan dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Nomor : PJ 23 Tahun 2017 tentang P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika).

Sementara itu Kepala Bandara Nunukan Agus Priyatmono dalam sambutannya mengatakan, maksud dan tujuan utama dari kegiatan tes urine ini bukan bertujuan mencari-cari kesalahan.

Namun untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Dia juga tidak kecewa karena empat orang yang positif bukan akibat narkotika melainkan karena kondisi tubuh dan obat yang diresepkan dokter.

‘’Kita akan agendakan tes urine secara rutin setiap tahun,’’ tegas Agus.

Lebih jauh, Kepala BNNK Nunukan Kompol Sunarto berpesan kepada setiap peserta tes urine harus mengisi formulir  secara jujur  jika mengkonsumsi obat-obatan dalam seminggu terakhir dan darimana mendapatkannya.

‘’Hal ini penting dikarenakan adanya kandungan narkotika pada beberapa golongan obat yang diresepkan oleh dokter,’’ katanya.

Reporter: Viq

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.