Coffee Enthusiast Malinau Adakan Kegiatan Cupping, Beri Edukasi Seputar Dunia Kopi

MALINAU, SWARAKALTARA.COM –

Sejumlah barista dan pegiat kopi mengikuti kegiatan edukasi seputar dunia kopi, yang diadakan di Ratio Caffe bersama Coffee Enthusiast Malinau Community, Minggu (10/10/2021).

Dalam kegiatan itu bersama dibahas topik Cupping, yakni dimana biji kopi yang akan disuguhkan perlu metode dan tekhnik agar hasil kopi dapat sempurna.

Kegiatan itu diinisiasi oleh Komunitas coffee enthusiast Malinau, yang dimana merupakan wadah untuk menaungi para pegiat dan penikmat kopi yang ada di Kabupaten Malinau.

Komunitas ini berdiri sejak 2 tahun lalu, atas inisiatif para pemilik kedai kopi. Saat ini, komunitas ini memiliki lebih dari 40-an orang anggota dan mempunyai program-program edukatif bagi para anggotanya.

“Komunitas pengusaha kopi berdiri sebagai wadah belajar dan sharing para pegiat kopi di Malinau,” ucap Christian, selaku Ketua Komunitas Coffee Enthusiast Malinau.

Ia menambahkan, pihaknya ingin mengumpulkan orang-orang yang satu frekuensi agar bisa lebih mendalami seputar dunia kopi.

Ia menilai, seiring berjalannya waktu, banyak orang yang bergabung di komunitas tersebut dan belajar cara minum kopi secara baik dan benar.

Karena itu, tujuan komunitas selain sebagai wadah berkumpul, juga ajang silaturahmi edukasi dan berbagi pengalaman untuk para penikmat bubuk hitam tersebut.

Harapannya, melalui komunitas tersebut mampu meningkatkan budaya minum kopi baik kopi lokal ataupun kopi yang berasal dari luar Kabupaten Malinau.

Melalui kegiatan rutin komunitas ini, dapat mendorong masyarakat untuk mengetahui lebih dalam soal kopi, hingga membangun bisnis kedai kopi dan bersaing secara sehat untuk bersama sama memajukan pengusaha kopi yang ada di Malinau.

Sementara itu, Abo selaku barista dan pemilik Kedai Tubu Malinau mengungkapkan, senang rasanya bisa bertemu dengan para pecinta kopi di Malinau lewat kegiatan itu.

Menurutnya, penting adanya pengetahuan untuk membuat kopi yang cepat sekaligus tepat dan mesti ditunjang dengan mesin yang baik, agar para konsumen atau customer tetap loyal.

“Saya senang karena kegiatan ini bisa jadi referensi untuk menimba ilmu, sekaligus mencari tahu cara dan tehnik membuat kopi yang pas untuk diberi kepada konsumen pecinta kopi,” ujarnya kepada Swarakaltara.com.

Untuk mendukung berkembangnya industri kopi di Malinau, ia akan berupaya untuk terus meningkatkan kualitas dan profesional dalam menyajikan kopi lokal agar mempunyai daya saing yang tinggi.

“Agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam skala yang lebih luas dan dengan sendirinya akan meningkatkan kesejahteraan para petani kopi di Malinau,” pungkas Abo.(*)

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.