Curhat Seorang Petani di Wilayah Perbatasan, kepada Anggota Satgas TMMD Malinau

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Desa Kuala Lapang yang saat ini menjadi sasaran TMMD ke- 112 di wilayah Kabupaten Malinau membuat para petani di wilayah desa merasa bersyukur dan bahagia.

Mereka senang karena jalan yang menghubungkan desa yang saat ini dibangun melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0910 Malinau, akan sangat memudahkan petani saat hendak mengangkut hasil pertaniannya.

Sementara di sela-sela berjalannya kegiatan TMMD, salah satu anggota Kodim 0910 Malinau, Serda Muhtarom yang tergabung dalam Satgas TMMD di desa Kuala Lapang melihat langsung aktivitas para petani dilokasi kegiatan TMMD.

Anggota Satgas TMMD ke- 112 wilayah perbatasan Kodim 0910 Malinau 2021, Serda Muhtarom melihat Ibu Halina seorang petani yang sedang menyemprot rumput disawahnya seorang diri.

“Sektor pertanian di wilayah desa di Kecamatan Malinau Barat, sebagian besar menjadi penopang perekonomian warga. Jadi dengan dibukanya akses jalan tersebut, dipastikan akan dapat dirasakan manfaatnya. Salah satunya yaitu dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa,” ujar Serda Muhtarom, Minggu (3/10/2021).

Lantas, Serda Muhtarom pun menyapa dan sekaligus berbincang dengan Ibu dari 5 orang anak itu.

Ibu Halina merupakan warga asli Desa Kuala Lapang, suku Dayak Putuk dan berusia 45 Tahun. Ia mempunyai 5 orang anak, dan anaknya terakhir saat ini telah menginjak kelas 5 SD. Namun, sayang suaminya telah meninggal 2 tahun silam.

Saat tengah berbincang, Ibu Halina mengatakan, untuk mengurusi sawahnya ia harus membeli racun rumput sendiri. Lalu untuk bibit padi juga masih harus beli sendiri, belum ada bantuan dari desa atau pun dari Dinas Pertanian Malinau.

“Gambut ini susah untuk di garap, kalau air telah pasang atau hujan lebat tenggelamlah padi kami,” ungkapnya.

“Untuk hasil panen, saya hanya bisa mendapatkan 4 kaleng biskuit. Mana cukup pak untuk mencukupi keluarga kami,” ujar Ibu Halina sambil meneteskan air mata.

Masuknya program TMMD di desanya, menjadi titik terang dan semangat baru untuk meningkatkan hasil pertaniannya.

“Ini kesempatan emas, waktu yang sangat berharga. Jalan sudah dibuka disepanjang pemukiman kami, tidak ada lagi kekhawatiran untuk membawa hasil panen,” ucapnya.

Ia menilai, mungkin tugas selanjutnya ialah bagaimana mengatasi kendala di bidang pertanian dengan menggandeng PPL dari Dinas Pertanian Malinau.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak TNI Kodim Malinau yang telah membuka akses jalan desa. Dengan dibangunnya jalan ini, masyarakat tidak lagi kesulitan membawa hasil pertanian,” pungkasnya.

Reporter : Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.