33 Warga Perbatasan Terdampak Penundaan Penerbangan Susi Air

MALINAU, SWARAKALTARA – Menguapnya persoalan yang sempat viral pada awal Februari 2022 lalu, ternyata warga perbatasan RI-Malaysia di Malinau dan Nunukan merasakan dampak nyata permasalahn tersebut.

Siang tadi, sekelompok warga sekaligus penumpang penerbangan rute perintis Malinau tujuan Long Bawan Nunukan protes ke loket pelayanan Susi Air di Bandara Kolonel RA Bessing, Malinau.

Perwakilan warga sekaligus calon penumpang Susi Air Malinau – Long Bawan, Martinus Baru protes dengan penundaan penerbangan sepihak Maskapai Susi Air Malinau.

“Ini sudah 2 pekan penerbangan kami menuju Long Bawan tertunda. Bukan cuma saya, ada banyak penumpang yang menderita kerugian akibat ditundanya penerbangan,” ujar Boy Gelate sapaan akrab Martinus, Selasa (22/3/2022).

Martinus berpendapat, sekalipun manajemen susi air beralasan penundaan diakibatkan konflik antara Susi Air dan Pemkab Malinau namun hal tersebut seyogianya di luar pertanggungjawaban korporasi.

Sebab, masyarakat sebagai konsumen atau pengguna jasa seyogianya adalah persoalan internal Susi Air di Malinau.

Menurutnya, maskapai seolah lepas tangan dengan alasan prosedural dan safety terbang. Terlebih, penerbangan tersebut disubsidi oleh Pemerintah.

“Soal persoalan Pemkab dan maskapai, itu kan di luar dari permasalahan. Sebab, kita sebagai warga sudah membeli tiket, jadi Susi Air wajib memenuhi kewajibannya. Apalagi ini penerbangan yang disubsidi. Masa gara-gara konflik itu masyarakat dikorbankan,” katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh melalui perwakilan penumpang, setidaknya ada 33 warga Long Bawan terdampak penundaan penerbangan.

Perwakilan penumpang siang tadi mendatangi langsung perwakilan manajemen Susi Air di Malinau.

Perwakilan warga, Hendri meminta penjelasan dari pihak maskapai. Terutama terkait pertanggungjawaban maskapai terhadap penundaan penerbangan tersebut.

“Setidaknya disampaikan penyebab keterlambatan. Kedatangan kami untuk memperjelas duduk persoalan. Karena tak sedikit kerugian masyarakat, ini sudah lebih 2 pekan penerbangan ditiadakan. Kasian masyarakat kita di Perbatasan,” katanya.

Perwakilan masyarakat dan penumpang disambut oleh perwakilan manajemen Susi Air, Base Koordinator Susi Air Malinau, Wildan dan terhubung langsung dengan Corporate Secretary Susi Air, Nadine Kaiser melalui sambungan telepon.

Saat berita ini diturunkan, Perwakilan penumpang dan manajemen Susi Air di Malinau sedang melakukan mediasi di Terminal Bandara Kolonel RA Bessing, Malinau.(*).

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.