Masyarakat Desa Punan Dulau Keluhkan Jalan Yang Rusak Berlumpur

BULUNGAN, SWARAKALTARA.COM – Dalam video ini terlihat ibu – ibu membawa anaknya yang sakit menuju puskesmas Sekatak di kecamatan Sekatak yang jarak dari lokasi pemukiman Punan Dulau lebih kurang 52 Kilo meter.

Terlihat bagaimana rombongan keluarga yang membawa orang sakit turun dari mobil mereka untuk menarik mobil yang sulit umtuk jalan di jalanan yang berkubangan lumpur (3/4/22).

Denny Nestafa Pemuda Punan Dulau mengatakan, jalan ini, dari kecamatan Sekatak Menuju ke pemukiman Desa Punan Dulau di hulu Sungai Magong dengan jarak tempuh 52 Kilo meter dari kecamatan Sekatak.

“Jalan Menuju kesana merupakan jalan perusahaan adindo, Intraca HTI dan PT. Intrcawood manufacturing”, ujarnya.

Masyarakat yang ada di hulu sana melalui jalan ini mayoritas masyarakat suku Dayak Punan yang ada di Desa Punan Dulau Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan, dan disana warganya sudah 60 KK.

“Banyak sudah rumah warga Punan di Dulau Hulu ini, karena disana pusat pertanian mereka. Jika bertani di pusat kecamatan sekatak tidak ada lahan karena di desa induk Desa Punan Dulau sebatas rumah saja tanahnya selebihnya milik masyarakat Desa sekatak buji”, Jelasnya.

Diketahui sudah sejak tahun 2008 masyarakat Punan sudah berada di hulu sungai Magong ini. Yang sebelumnya transportasi melalui jalur air namun sejak tahun 2021 jalan menuju pemukiman itu di buka oleh perusahaan PT. Intracawood manufacturing, “namun setelah perusahaan sudah berakhir jangka waktu kerja nya jalan ini kembali seperti ini”, tegas Denny.

Sumber video.

Denny Nestafa

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.