Demas Bukan Tengkulak Tapi Petani Miskin Yang Berjuang Mempertahankan Tanahnya

BANGGAI, SWARAKALTARA.COM – Petani Desa Honbola, Kecamatan Batui, Demas Saampap di tetapkan tersangka usai di laporkan PT. Sawindo Cemerlang (Kencana Agri Group) ke pihak aparat penegak hukum.

Demas melakukan aktivitas dilahan sawitnya yang merupakan salah satu sandaran ekonominya, di Balo Seseba, Desa Honbola. Tanah Demas diketahui dulunya adalah areal lahan pembibitan oleh PT Sawindo Cemerlang.

Perlu diketahui lahan tersebut tidak pernah diperjual belikan oleh bersangkutan semenjak masa penguasaan tahun 1960 hingga perusahaan kemudian meminjam lahan tersebut untuk dijadikan areal pembibitan (Hal ini juga di buktikan dengan berita acara PT. Sawindo Cemerlang yang di terbitkan tahun 2015)

Seiring waktu perusahaan berjanji ke pemilik lahan bahwa lahan-lahan tersebut akan dijadikan kebun plasma warga. Namun sekian lama petani tidak pernah menerima hasil plasma seperti yang dijanjikan.

Kini berubah, Demas ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian setelah memanen buah diatas lahan tersebut. Sialnya, saat panen dilakukan Demas tidak sempat membawa buah- buah sawit tersebut karena lebih dahulu disita oleh pihak perusahaan.

Dan ini bukan hanya terjadi terhadap Demas. Sebelumnya sejumlah petani sawit yang tergabung dalam Front Petani Batui Lingkar Sawit juga Ikut di laporkan ke pihak kepolisian beberapa waktu lalu. Kini Demas di kriminalisasi bahkan di fitnah sebagai tengkulak. Padahal, dia cuma petani miskin yang menuntut hak-haknya.

FRONT PETANI BATUI LINGKAR SAWIT
AKSI KAMISAN LUWUK

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.