FPPM Persoalkan Diamnya DPRD Malinau Terkait Pemotongan TPP

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Aparatur Ssipil Negara (ASN) persoalkan diamnya DPRD Malinau terkait pemotongan TPP.

Permasalahan ini sebelumnya sempat mencuat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2022 lalu. Selain keterlambatan, ASN juga mempertanyakan transparansi pemotongan TPP.

Dimana fungsi pengawasan DPRD Malinau atas kisruh pemotongan TPP, ucap Elisa Selutan Ketua Forum Pemuda Peduli Malinau (FPPM Malinau), kepada swarakaltara.com, Senin (23/5/22).

“Saya sangat menyayangkan, kenapa anggota DPRD Malinau seolah diam soal kebijakan pemotongan TPP ini. Padahal, riaknya ini luar biasa. Di mana-mana teman-teman ASN, orang berteriak soal TPP. Masa lembaga yang harusnya mengakomodir justru membisu,” ujarnya, Sabtu (21/5/2022).

Elisa yang juga merupakan seorang ASN, pemotongan TPP juga ramai disuarakan pegawai lainnya.

Rata-rata ASN mengakui kebijakan pemotongan TPP adalah hal yang wajar, namun sayangnya tak pernah disosialisasikan.

Elisa dan rekanan ASN lainnya menyayangkan tak ada desakan oleh lembaga perwakilan rakyat. Minimal mempertanyakan persoalan tersebut.

“Saya mempertanyakan kinerja Anggota Dewan. Kenapa seolah mereka tidak tergerak. Padahal ada sekian ribu pegawai yang terdampak. Tapi dari Dewan pun tidak ada tindakan. RDP, atau sekadar mempertanyakan pun tidak ada,” katanya.

Dia berharap DPRD Malinau menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan tersebut. Karena semakin lama, pemotongan TPP Justru menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap kedua lembaga, baik eksekutif maupun legislatif.

Elisa mencontohkan, pada periode pemerintahan sebelumnya, Anggota DPRD mendesak agar pemerintah mempertimbangkan baik-baik wacana pemotongan TPP.

“Pas zaman pemerintahan sebelumnya ada wacana yang sama, TPP mau dipotong. Tapi saat itu anggota Dewan yang maju dan mempertanyakan pertimbangan Pemkab. Namun DPRD saat ini Tidak ada sama sekali,” ungkapnya.

Dia berharap DPRD Malinau selaku perwakilan suara masyarakat peka dengan permasalahan ini. Karena, hal tersebut berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.(**).

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan