Bea Cukai Hibahkan 733 Lembar Karpet Malaysia Ke Pemkab Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), Wilayah Kalimantan Bagian Timur, menghibahkan sebanyak 733 lembar karpet dan 3 lembar sajadah ke Pemerintah Kabupaten Nunukan, Selasa (14/6).

Barang tersebut merupakan hasil tegahan yang dilakukan oleh kantor Pelayanan dan Penindakan Bea dan Cukai (KPPBC) Nunukan Kalimantan Utara, periode Juli 2019 hingga Juni 2022.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur, Kukuh Sumardono Basuki, mengatakan, barang yang dihibahkan tersebut adalah barang impor yang tidak memenuhi ketentuan saat masuk ke daerah Pabean (Wilayah Indonesia).

“Bea Cukai berkomitmen untuk menegakkan hukum dan mengamankan hak keuangan negara dengan mengawasi dan menekan peredaran barang-barang ilegal yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan perekonomian negara , kesehatan masyarakat , dan menjaga industri dalam negeri agar tetap kondusif,” ujar Sumardono.

Adapun perkiraan nilai barang tersebut adalah sebesar, Rp 260.300.000, dengan potensi kerugian negara dari Bea Masuk dan Pajak dalam rangka Impor sebesar Rp . 172.744.000.

Sumardono menjelaskan, penyerahan barang-barang tegahan kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan , juga telah mendapat persetujuan Menteri Keuangan nomor S – 12 / MK.6 / KNL . 1303/2022 tanggal 13 Juni 2022 .

“Karpet / sajadah termasuk dalam komoditi Tekstil dan Produk Tekstil ( TPT ) yang pada saat impornya wajib dilengkapi dengan dokumen dari instansi terkait yaitu LS ( Laporan Surveyor),” imbuhnya.

Dia menuturkan, rangkaian kegiatan mulai dari penindakan sampai pada proses hibah , merupakan bukti sinergi , koordinasi , dan kolaborasi baik yang dilakukan oleh Bea Cukai Nunukan dengan seluruh instansi dan aparat penegak hukum terkait , baik di pusat maupun di kabupaten Nunukan.

Sinergi ini diharapkan bisa menjadi pesan positif sekaligus edukasi ke masyarakat luas yang berkegiatan di bidang kepabeanan dan cukai , sekaligus dapat memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran.

“Sehingga ke depannya dapat mematuhi ketentuan perundang – undangan yang berlaku,” harapnya.

Penyerahan hibah barang tegahan, dihadiri oleh Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, Kajari Nunukan, Yudhi Prihastoro, unsur TNI Polri, Dinas Sosial, dan sejumlah instansi vertikal.

Reporter : Viq

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan