Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Gelar Lomba Layang-layang Hias Yang di Hadiri 32 Peserta

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Malinau menggelar lomba layang layang hias dalam rangka memperingati hari kelahiran Pancasila yang jatuh pada 1 Juni lalu.

Sebanyak 32 layang-layang hias beraneka macam karakter diterbangkan dalam lomba tersebut. Mulai dari berbentuk naga, berbentuk garuda menghiasi lapangan pro sehat intimung, minggu (5/6) sore.

Lomba layang layang yang baru pertama kali digelar di bumi intimung ini tentu saja menarik perhatian pengunjung dan peminat layang-layang.

Salah seorang peserta Billi mengaku sangat senang dengan digelarnya lomba layang-layang.

“Apalagi kita diminta untuk berkreasi sesuai dengan tema pancasila”. Jadi saya bersama teman teman komunitas motor vespa pun berinisiatif untuk membuatnya,” Katanya.

Diakuinya mengikuti lomba tidak mengharapkan menjadi juara lomba. Namun, dirinya bersama rekan komunitas vespa ikut kegiatan ini untuk meramaikan. “Untuk membuatnya tiga malam teman teman tidak tidur untuk mengerjakan. Bersyukurnya layang kami juga masuk menjadi pemenang juara I,” Ungkapnya.

Sementara Bupati Malinau Wempi W Masa yang juga sebagai ketua Kormi Malinau sangat senang sekali terselenggaranya lomba layang hias ini. Apalagi, melihat secara bersama antuasis para peserta cukup tinggi untuk mengikuti.

“Tadi malam saya dilaporkan bahwa peserta ada 33 orang, Namun satu mengundurkan diri dan tersisa 32 orang,” Katanya.

Selain dari peserta, Ia juga melihat animo masyarakat Malinau yang memadati lapangan pro sehat malinau untuk menyaksikan layang-layang hias cukup ramai. “Artinya baik peserta maupun masyarakat ingin melihat bagaimana layangan itu diterbangkan dan bertahan di udara. Dan para pecinta layang layang ternyata luar biasa” Ungkap Bupati Malinau Wempi W Mawa.

Dikatakannya, memang salah seorang peserta maupun masyarakat tadi sempat menyampaikan agar kegiatan ini berkelanjutan. “Yah sebagai Bupati dan Ketuua Kormi tentu melanjutkan. Namun kami juga mendorong dari para peserta layang layang ini segera membentuk komunitas atau cabang olahraga tradisional layang layang,” Jelasnya.

Dengan demikian, ke depan kegiatan layangan hias ini dapat dilanjutkan dari para peserta yang sudah membentuk komunitas ini.

“Jadi memang mereka kelihatan tidak puas dengan lomba yang singkat ini. Makanya kami mendorong segera membentuk pengurus sehingga ke depan bisa digelar kembali dan pastinya dinaungi Kormi,” Ungkap Wempi.

Bahkan, lanjut Bupati, selain daripada kegiatan layang-layang ini, ke depan juga ada tujuh rangkaian kegiatan olahraga tradisional yang akan digelar. “Seperti berenang menyeberangi sungai, balap perahu dan gasing, sumpit dan beberapa olahraga tradisional lainnya,” Pungkasnya. (**).

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.