Aksi Blokade Jalur Krayan – Ba’kelalan, Zainal : Harap Warga Bersabar, Keputusan Berlanjutnya Perdagangan Lintas Batas Bukan Kewenangan Gubernur

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang meminta warga dataran tinggi Krayan Kabupaten Nunukan, lebih mengedepankan diskusi dalam menyikapi persoalan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) di wilayah tersebut.

Menurutnya, aksi blokade jalur perbatasan RI – Malaysia, antara Long Midang – Ba’kelalan Sarawak, Malaysia, justru akan merugikan masyarakat.

Karena jalur tersebut merupakan urat nadi dan akses utama dari perdagangan dan aktivitas antar warga perbatasan.

‘’Kalau melakukan blokade seperti itu, sebenarnya yang rugi masyarkat Krayan sendiri. Itu jalan Negara, sepantasnya tidak melakukan hal tersebut,’’ ujarnya, Selasa (19/7).

Zainal menegaskan, tuntutan warga setempat yang ingin kembali melakukan perdagangan tradisional atau perdagangan lintas batas, sangat bergantung pada kebijakan Negara Malaysia.

Sejauh ini, Pemerintah Provinsi Kaltara, sudah beberapa kali mengirimkan surat yang berisi seluruh keinginan warga Krayan.

Diantaranya, untuk membuka kembali akses perdagangan lintas batas, seperti yang selama ini berlangsung.

Surat tersebut, dilayangkan ke KJRI Kuching Sarawak, juga langsung ke Otoritas Pemerintah Negeri Sabah – Malaysia.

‘’Tapi bagaimanapun, kita tidak bisa memaksakan Negara tetangga untuk sesuatu hal. Jadi kita sudah komunikasikan semua apa yang diinginkan masyarakat,’’ imbuhnya.

Oleh karenanya, dia berharap masyarakat lebih mengedepankan penyelesaian dengan kepala dingin.

Sebab, Pemerintah dan masyarakat butuh kolaborasi yang baik, dengan membangun komunikasi dan berdiskusi, supaya semua permasalahan disana bisa teratasi dengan baik.

‘’Apa yang diinginkan masyarakat Krayan, kita sudah akomodir semua. Tetapi kan keputusan dari pemerintah Malaysia, bukan Gubernur. Jadi harus sabar, dan tetap jalin komunikasi yang baik dengan Malaysia. Apa yang harus dipenuhi masyarakat tolong dipenuhi, semoga segera ada jawaban dari mereka,’’ kata Zainal. (*)

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan