Polemik 1 Kelurahan Dan Dua Desa Di Nunukan Tidak Terkomodir PPDB, Ini Kata Gubernur Kaltara

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menyatakan keprihatinannya atas polemik jalur zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang tidak menjangkau satu kelurahan serta dua desa di Kabupaten Nunukan.

’’Semua permasalahan ada solusi. Kalau disana banyak yang tidak tertampung mungkin kita bisa buat rombel yang baru,’’ ujarnya, Selasa (19/7) saat ditemui disela kunjungan kerjanya ke Nunukan.

Dia menambahkan, salah satu solusi yang paling tepat mengatasi persoalan itu dengan cara membangun gedung sekolah baru.

Oleh karenanya dia berharap, ada lahan kosong yang dapat dijadikan lokasi pembangunan sekolah.

“Atau ada masyarakat yang peduli pendidikan dan mau menghibahkan tanahnya, yang dapat dijadikan tempat untuk membangun gedung sekolah baru,” tambahnya.

Menurutnya, masalah ini menjadi sebuah pekerjaan rumah baginya, sebab wilayah yang tidak terjangkau area zonasi tersebut cukup luas.

‘’Mereka ingin masuk negeri tapi mengingat ruang terbatas, sehingga terkendala. SMA Negeri masih dibutuhkan di Nunukan. Solusinya kita harus menambah itu (gedung sekolah). Insyaallah tahun depan tidak akan terulang (polemik anak tidak terakomodir PPDB),” kata dia.

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.