Tetap Lanjutkan Sidang Paripurna Tanpa Temui Masa Aksi, Petani Sawit Batui Merasa Dikhianati Bupati dan DPRD Banggai

BANGGAI, SWARAKALTARA.COM – Masa aksi yang berasal dari petani dan masyarakat Batui kecewa dan merasa dikhianati atas sikap Bupati dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Banggai yang tetap melanjutkan Sidang Paripurna dan tidak menemui demonstran yang telah berada di gedung DPRD sejak kemarin.

Masyarakat dan Petani Sawit Batui pada Senin, (4/7/7) yang mulai melakukan aksi menuntut diselesaikannya konflik agraria dengan PT.Sawindo Cemerlang, rupanya tidak membuahkan keputusan kongkrit dari DPRD bahkan tim pokja yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Banggai.

Sehingganya, lanjut Moh. Sugianto Adjadar, salah satu perwakilan masa aksi, mereka akan menunggu untuk melakukan audiensi langsung dengan Bupati Banggai pada hari ini, Selasa (5/7/7), tetapi yang terjadi justru beberapa oknum anggota legislatif hanya melewati masyarakat yang duduk di pelataran kantor DPRD tanpa menegur mereka.

Sikap yang sama ditunjukan Amirudin Tamoreka dan Ketua DPRD, Suprapto saat datang ke lokasi.

“Miris! Kami menyesalkan sikap Pemda dan Anggota Dewan yang terkesan tidak memiliki hati nurani, padahal yang ingin menemui mereka adalah rakyat yang memberikan suara sehingga mereka memperoleh kekuasaan,” sambung pria yang akrab disapa Gogo itu.

Terkait konflik agraria di Batui, lanjut Gogo, telah berlangsung selama 13 tahun dan tidak pernah mendapatkan bantuan penyelesaian oleh pemangku kepentingan yang diberikan amanat oleh undang-undang untuk berpihak kepada rakyat.

“Banyak ibu-ibu lansia yang pingsan karena kelelahan menunggu tetapi tidak ada satupun itikad baik mereka, walaupun hanya untuk bertemu dan berdialog dengan masa aksi,” sambungnya.

Sudah beberapakali Petani Sawit Batui mengalami intimidasi oleh aparat penegak hukum ketika berkebun, bahkan ada yang sampai dipidanakan atas tuduhan mencuri di tanah sendiri.

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    SWARAKALTARA.COM, DONGGALA  – Senin 07 Mei 2024,  Kegiatan pertambangan pasir  dan batuan yang terus berlangsung di wilayah pesisir Kota Palu dan Kabupaten Donggala, harus mendapatkan perhatian serius baik dari pemerintah…

    Politik Uang Masif, Bawaslu Pasif

    BANGGAI, SWARAKALTARA.COM – Beberapa hari ini, masyarakat Kabupaten Banggai dihebohkan dengan masifnya Politik uang. Seteleh beberapa waktu lalu ketua partai Gerindra dilaporkan ke Bawaslu karena dugaan politik uang kini salah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan