Peluncuran Perdana Kitab Injil Lukas Berbahasa Agabag Di Daratan Kabudaya

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Majelis Sinode Gereja Pemancar Injil Indonesia meluncurkan Alkitab Injil Lukas terjemahan bahasa Dayak Agabag, bertempat di Desa Kalampising, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Senin (29/8) lalu,

Ketua Panitia Edyanto Sila, menuturkan, hadirnya alkitab bahasa Agabag ini merupakan salah satu bentuk pengeksistensian terhadap budaya sebagai jati diri bagi masyarakat Agabag agar lebih dekat dengan Tuhan yang Maha Kuasa.

“Agar lebih mudah di mengerti arti dari pemberitaan Injil Lukas dan dijiwai secara rohani dalam diri agar lebih dekat kepada sang pencipta,” ujar Edyanto, Selasa (30/8) kemarin.

Dia menjelaskan, peluncuran perdana alkitab dalam bahasa Agabag, diselingi dengan berbagai kesenian khas, seperti kukuy, tarian gong, dan ibadah kerohanian yang menggunakan bahasa Agabag.

Bahkan, lanjut Edyanto, dalam acara itu, warga setempat juga menampilkan tradisi adat Agikumalid.

“Tradisi Agikumalid ini jarang digunakan oleh generasi dalam acara-acara adat. Dalam peluncuran alkitab ini kembali ditampilkan,” imbuhnya.

Lantunan Agikumalid merupakan salah satu tradisi leluhur Agabag dalam situasi berdayung santai sambil bernyanyi menggunakan bahasa alam yang bermakna sebagai penyampaian orang-orang yang berdayung kepada setiap kampung yang dilewati.

Dari lantunan itu, tersirat pesan bahwa mereka (orang Agabag) sedang berkunjung dan bersilahturami di salah satu kampung/desa yang dituju.

“Jadi dengan lantunan Agikumalid, para ketua adat menyambut alkitab bahasa Agabag, yang dibawa mulai dari dermaga Dapiton Mansalong berdayung menuju ke Desa Kalampising bersama dengan Yayasan Kartidya dan tim penerjemah,” jelasnya.

Sesampainya di Desa Kalampising, alkitab bahasa Agabag dimaksud diserahkan oleh ketua majelis pekerja harian sinode GKPI, Pdt. Dr. Yulius Daud. S.Th. M.Min. M. Pd.

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.