Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Malinau Gencar Lakukan Sosialisasi Pengawasan Pemilu bagi Masyarakat

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Guna meningkatkan pengawasan tahapan Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Malinau gencar mengadakan sosialisasi pendidikan politik untuk meningkatkan partisipasi pengawasan baik kepada Partai Politik, Akademisi maupun peserta pemilu.

Peserta diharapkan dapat ikut mengawasi terhadap update data Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun data pemilih pemula untuk Pemilu Tahun 2024 mendatang.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Malinau, Donny S.Th menyatakan pemilih muda pada Pemilu 2024 mendatang bisa meningkat cukup signifikan.

“Saat ini tahapan Pemilu 2024 mendatang tengah berjalan, selain pendaftaran Parpol, verifikasi administrasi dan lainnya, kita secara masif ingin melakukan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi seluruh masyarakat khususnya di Malinau,” ucap Ketua Bawaslu Malinau, Donny S.Th, Kamis (22/9/2022).

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan, tambah Donny, ialah kegiatan Debat Antar Pelajar tingkat SMA/Sederajat yang berfokus menggaet minat dan partisipasi pengawasan bagi Pemilih Muda.

“Agar Pemilih Pemula ini dapat memahami. Jika selama ini kami sering mensosialisasikan program pengawasan Pemilu hanya lewat Bawaslu dan Pemilih Pemula hanya menjadi pendengar, namun lewat kegiatan Debat Antar Pelajar kemarin membuat para Pelajar itu menjadi paham karena itu materinya,” ucap Donny.

Menurutnya, melalui kegiatan semacam inilah yang dapat mendorong minat partisipasi para Pemilih Muda agar lebih memahami baik terhadap regulasi, peraturan dan mekanisme Pemilu di Indonesia.

Selain itu, Bawaslu juga menginisiasi Program “Bawaslu Mendengar” dengan melibatkan sejumlah Partai Politik bersama seluruh stakeholder terkait.

“Hal itu untuk kami lebih banyak menerima masukan dan saran dari sejumlah Parpol serta stakeholder terkait agar menjadi bahan koreksi bagi kinerja penyelenggara Pemilu supaya lebih baik dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Pihaknya pun kembali memberikan atensi terhadap Netralitas ASN.

“Jika merujuk pada trend perkembangan dari 2019-2020 ada peningkatan terhadap dugaan pelanggaran Netralitas ASN,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengundang sejumlah Kepala OPD, Kepala Bagian dan jajaran Camat di lingkungan Pemkab Malinau untuk memberikan edukasi terhadap regulasi dan aturan jelang Pemilu 2024 mendatang.

Secara internal, Bawaslu Malinau juga rutin melakukan kegiatan penguatan kapasitas dan kemampuan melalui pendalaman regulasi agar lebih dipahami, baik secara kualitatif terhadap aturan yang mengatur dan secara kuantitatif akan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Bawaslu.

Kualitas pemilihan umum yang diutamakan, yaitu berlangsung secara demokratis sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan asas-asas pemilihan umum.

Yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta tidak menimbulkan dampak instabilitas keamanan dan terpeliharanya hubungan sosial kemasyarakatan.(**)

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.