Ojo Suloyo WAYAHE WIS TEKO Bersatu dan Tangguh Selamatkan Negeri

JAKARTA. SWARAKALTARA.COM – Berbagai gerusan air terus menerus menerpa bebatuan cadas nan hitam terkuak kasat mata merangsek ke seluruh pilar kehidupan se-antero negeri. Pilar perlindungan, pengayoman, ketertiban, keamanan, dan hukum seakan ambruk seketika tatkala terseruak Sambo gate, Tedy Minahasa gate, dan Kanjuruhan gate. Puncak pengaduan keadilan tersambar tsunami atas hakim agung gate. LE Casino Gate dan Rekening Gendut Rp 300 T di kementerian keuangan RI gambar nyata atas vulgaritas robohnya pilar tata kelola keuangan negeri.

Rektor Unila gate jadi penyempurna terancamnya keberadaan kader dab pemimpin bangsa yang berakhlak / berintegritas atau ksatria dan sejati.

Gerusan demi gerusan air yang menerpa bebatuan cadas nan hitam sekuat dan sekokoh apa pun pasti segera luruh, lumer dan berakhir. Lantas dimana dan kemanakah negeri ini berlabuh? Di labuan cita-cita atau masuk laut tinggal nama dalam sejarah peradaban dunia? Tentunya segenap rakyat dan seluruh bangsa ini tidak akan pernah rela takkan pernah ikhlas hak itu terjadi. Tidak ada jalan lain kecuali bersatu dan tangguh segera menyelamatkannya. Atau dalam bahasa jawanya OJO SULOYO WAYAHE WIS TEKO, tegas Presiden Kawulo Alit Indonesia dr Ali Mahsun ATMO M BIOMED yang juga Ketua Umum Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS) dan Ketua Umum APKLI-P disela roadshow ke Propinsi Banten, Minggu 19/3/2023.

Isi perut rakyatmu, dampingi pelaku ekonomi rakyatmu, dan dampingi generasi penerus bangsamu menjadi satu kesatuan utuh sebagai keniscayaan untuk nasib dan masa depan negeri ini. Juga sangat mendasar guna melimitasi impact negatifnya. Apa yang di tauladankan Panglima Besar Jenderal Sudirman sangat relevan untuk membumikannya. Pagari rapat-rapat, dampingi dari hulu hingga hilir atau perang gerilya rakyat Indonesia, pungkas dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FK UNIBRAW Nx FKUI Ali Mahsun ATMO, Ketua Umum BAKORNAS LKMI PBHMI 1995-1998.

Ada dua agenda utama dalam rhoadshow dua hari ke Banten. KONGKOW-KONGKOW EKONOMI RAKYAT SE-BANTEN selaku Ketua Umum KERIS Minggu 19 Maret 2023 jam 19.00 WIB. Selaku Ketua Umum APKLI-P melantik dan membuka Rakerda I DPD APKLI-P Kota Serang Banten Senin 20 Maret 2023

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    JAKARTA, SWARAKALTARA.COM – Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono terbang ke Amerika Serikat hari ini. Keberangkatannya kali ini dalam rangka memenuhi undangan dari Bank Dunia.…

    Bupati Wempi Tandatangani Pakta Integritas Bantuan Teknis Pelaksanaan Penyusunan RDTR

    JAKARTA, SWARAKALTARA.COM – Bupati Malinau, Wempi W Mawa melakukan penandatanganan Pakta Integritas untuk bantuan teknis penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) melalui anggaran Belanja Tambahan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan