Bupati Malinau Pimpin Rapat Intimung Tahun 2024

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. memimpin Rapat Intimung bersama dengan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Malinau.

Rapat ini dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau, pada Kamis (04/04/2024).

Dalam rapat tersebut Bupati Wempi meminta kepada setiap Kepala OPD agar dapat melaksanakan kegiatan yang sudah ditetapkan serta mengawasinya dengan baik.

Ia tidak ingin permasalahan yang terjadi di tahun 2023 tidak terjadi lagi di 2024.

“Saya harapkan agar setiap kegiatan yang dikerjakan agar dapat dilaporkan kepada pimpinan sebagai informasi dan ditindaklanjuti apabila ditemukan adanya kesalahan,” ujarnya.

Kemudian terkait batas desa yang sempat dibahas pada forum pertemuan berbeda sebelumnya, Bupati Wempi ingin agar hal tersebut bisa segera diselesaikan.

“Termasuk jajaran OPD Terkait dan Pemerintah Desa agar dapat segera menginventarisir rumah-rumah warga yang sudah tidak layak huni supaya bisa dibantu melalui kegiatan bedah rumah pada anggaran tahun ini,” ungkapnya.

Hal yang juga dibahas lainnya ialah terkait investor yang bisa saja akan masuk ke Malinau lebih besar kedepan.

Maka Bupati Wempi ingin hal kawasan melalui jajaran Pemerintah Daerah bisa mempersiapkan proses sertifikasi untuk warga, agar nantinya jangan sampai warga tidak memiliki kekuatan terhadap kawasan meraka. Serta mengamankan segala bentuk proses investasi agar dikerjakan sesuai prosedur.

Demikian pula bagi para Camat yang lokasi daerahnya ada kegiatan investasi Pertambangan, agar selalu mengawasi wilayahnya.

“Jangan sampai adanya isu Pemerintah tidak ada reaksi atas masalah seakan membiarkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Kemudian terkait 5 program unggulan, Bupati Wempi berharap dapat berjalan dengan baik serta meminta jajaran OPD Terkait bisa menyampaikan kepada masyarakat guna memanfaatkan setiap program khususnya yang berkaitan dengan sumber daya manusia.

Lalu terakhir terkait libur jelang hari raya Idul Fitri, Bupati Wempi meminta agar ASN tidak ada yang menambah libur karena dirasa libur sudah cukup panjang.

“Silahkan menikmati libur panjang,” pungkasnya.(*)

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan