Tekan Penyebaran Covid-19 Polres Nunukan Siapkan Bilik Penetral Virus dan Bakteri

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Kepolisian Resort Nunukan Kalimantan Utara membuat seperangkat bilik steril. Ada 2 bilik termasuk bilik portabel yang disiapkan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Bilik decontamination chamber ini dapat mendisinfeksi orang yang berkontak langsung dengan pasien Covid-19. Sistem ini menggunakan sensor otomatis tanpa operator.

“Sebelum masuk ke alat tersebut, pegawai dan tamu Polres Nunukan wajib diukur suhu tubuhnya di pintu pemeriksaan depan, kemudian thermal scanner. Barulah setelah suhu tubuh dinyatakan tidak demam, mereka masuk ke thermal chambers untuk disemprotkan disinfektan.”ujar Kapolres Nunukan AKBP.Teguh Triwantoro S.IK., M.H., Minggu (29/03/2020).

Bilik anti infeksi, bakteri dan virus menggunakan air garam mengandung ion. Bilik yang diberi nama decontamination chamber ini disiapkan di pintu masuk Mapolres Nunukan, ada juga yang berbentuk mobile dimana nantinya akan ditempatkan di lokasi strategis dan digunakan masyarakat umum.

Satu semprotan air elektrolisis dalam bentuk uap mengarahkan panas dan ozon ke tubuh orang tersebut dengan durasi sekitar 18 detik.

Sistem ini didesain berdasarkan prinsip penggunaan larutan garam terionisasi (ANolyte) dalam bentuk kabut yang disemprotkan ke dalam tubuh. Zat itu akan dengan cepat mendisinfeksi permukaan tubuh.

Komponen utama dari ruangan yang basah adalah penyemprot kabut 360 derajat dan sensor inframerah yang secara otomatis mengaktifkan penyemprotan ketika seseorang masuk.

“Kita gunakan bahan ramah manusia, bukan larutan pembersih lantai atau clorin pemutih pakaian, kita gunakan cloroset tablet, satu tablet untuk 30 liter,”katanya.

Teguh mengajak semua warga negara untuk bersatu padu, bahu membahu dalam mengatasi wabah corona virus disease 19, butuh inovasi dan kepedulian tinggi dan mentaati aturan protokol kesehatan dalam antisipasinya.

Bagi masyarakat, diharap tetap diam dirumah, membatasi diri keluar rumah, social distance.

“Mari sama sama ikhtiar lalu bertawakal kepada Allah, semoga peristiwa ini cepat berlalu,”katanya.(KU).

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, Wabup Jakaria : Upaya Penurunan Angka Stunting di Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Upaya Pemerintah Daerah Malinau dalam capaian penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) terus dilakukan hingga saat ini. Salah satu upaya tersebut yakni mengatasi masalah kesehatan. Stunting merupakan salah…

    Pemkab Malinau Gelar Rapat Koordinasi, Jelang Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Terpilih

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Malinau pada Pilkada tahun 2020, Wempi W. Mawa -Jakaria akan dilantik pada Senin (26/4/2021) mendatang. Pelantikan di wacanakan akan digelar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan