3 Pelaku Maling Ratusan Juta, Ditangkap Satreskrim Polres Malinau

MALINAU, SWARAKALTARA.COM—Dalam waktu cepat, Satuan  Reskrim Polres Malinau  berhasil mengungkap kasus aksi pencurian yang dilakukan oleh MM, MJ dan MA. Pengungkapan dilakukan Satreskrim Polres Malinau pada Selasa (02/02) pekan lalu.

Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha pada pers release Senin (09/02) kemarin mengungkapkan, pelaku melarikan diri ke Tarakan setelah menggasak sejumlah barang berharga dan uang dari rumah warga. Ketiga pelaku aksi pencurian ditangkap oleh Tim Satreskrim Polres Malinau di Kota Tarakan.. Penangkapan dilakukan Tim Satreskrim Polres Malinau bersama Resmob Polres Tarakan.

“Pengungkapan dilakukan Tim Satreskrim Polres Malinau dan Resmob Polres Tarakan dalam waktu sekira 24 jam,” kata Kapolres AKBP Agus Nugraha.

Diawali penyelidikan pada rumah warga yang menjadi korban  di Jalan Manggris Nomor 013 Desa Malinau Hilir Kecamatan Malinau Kota (TKP I) dan Jalan Swadaya RT 013 Desa Malinau Kota Kecamatan Malinau (TKP II).

Pukul 14.00 Wita setelah penyelidikan Tim Satreskrim Polres Malinau meluncur ke Tarakan untuk memburu para pelaku. Pukul 21.00 Wita MM, MJ, dan MA berhasil diamankan. Tim Satreskrim Polres Malinau membawa para pelaku dari Tarakan ke Malinau pada Rabu (03/02).

Dari tangan pelaku, Satreskrim Polres Malinau berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu 2 buah hand phone senilai Rp11.300.000  (bukti kejahatan TKP I) dan uang  sejumlah Rp 415.000.000 serta 3 buah hand phone berbagai merk. Selain itu, dari TKP II,  Satreskrim Polres Malinau pun mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan peralatan yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksi kejahatannya.

“Modus operandinya, tersangka melakukan pengintaian ke rumah-rumah target yang sepi. Setelah menemukan rumah yang sepi, tersangka masuk dengan melakukan pengrusakan menggunakan senjata tajam dan linggis. Tersangka melakukan pencurian dengan alasan mau pulang kampung,” ungkap Kapolres AKBP Agus Nugraha.

Ketiga tersangka saat ini mendekam di tahanan Polres Malinau. Mereka  didakwa melakukan pidana pencurian dengan pemberatan. Para tersangka dikenai pidana Pasal 363 ayat   Subsidair Pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP.

Reporter : Abdul Gani

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, Wabup Jakaria : Upaya Penurunan Angka Stunting di Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Upaya Pemerintah Daerah Malinau dalam capaian penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) terus dilakukan hingga saat ini. Salah satu upaya tersebut yakni mengatasi masalah kesehatan. Stunting merupakan salah…

    Pemkab Malinau Gelar Rapat Koordinasi, Jelang Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Terpilih

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Malinau pada Pilkada tahun 2020, Wempi W. Mawa -Jakaria akan dilantik pada Senin (26/4/2021) mendatang. Pelantikan di wacanakan akan digelar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan