Tak Bisa Pulang Karena Covid-19, WNA Asal China Tertahan di Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM –  Keberadaan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal China di Nunukan Kalimantan Utara menjadi perbincangan masyarakat, mereka berasal dari negara tirai bambu asal virus Corona berasal ini menimbulkan keresahan apalagi pandemi masih berlangsung hingga kini.

Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Hanton Hazali mengatakan, laporan kedatangan dua orang WNA dimaksud telah diketahui sejak Maret 2020 tepatnya 2 hari sebelum ada kebijakan penutupan jalur transportasi di kota Tarakan.

‘’Kedatangan via domestic di PLBL Liem Hie Djung, Maret lalu, mereka melapor ke kami saat itu, jadi sebulan lalu,’’ujarnya, jumat (08/05/2020).

WNA bernama Cai Jiandui dengan nomor pasport EA9474530 dan Zhang Wantian  dengan nomor passport E 7328796I asal provinsi Fujian Republic Tiongkok inipun menjalani skrening oleh tim medis  dalam antisipasi wabah covid-19.

Dalam izin yang tercatat kantor Imigrasi Nunukan, mereka melakukan survey kualitas rumput laut sekaligus akan membuka kantor cabang di Nunukan. Hanton menjelaskan bahwa keduanya merupakan pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

‘’Saat itu kita izinkan dengan syarat tidak terlalu lama, tapi dua hari hari kemudian Tarakan lock sehingga mereka tidak bisa pulang dan tertahan di Nunukan,’’jelasnya.

Hanton membantah adanya informasi WNA dimaksud sudah berada cukup lama bahkan sekitar tujuh bulan, dari riwayat perjalanan passport kata Hanton, yang bersangkutan selama ini berkeliling ke Surabaya dan Jakarta dalam misi bisnis rumput laut.

Hanton juga mengatakan bahwa saat ini keberadaan mereka dipantau petugas Imigrasi, petugas sudah memberi batas waktu tak lebih dari 3 hari, mereka sudah harus segera meninggalkan Nunukan.

‘’Kemarin terkendala transportasi karena adanya PSBB itu, jadi mereka belum bisa melakukakn perjalanan ke luar Nunukan, kalau sekarang sudah ada maskapai terbang, makanya kita beri batasan waktu dan kita pantau sampai keluar Nunukan’’ tegasnya.(KU).

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, Wabup Jakaria : Upaya Penurunan Angka Stunting di Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Upaya Pemerintah Daerah Malinau dalam capaian penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) terus dilakukan hingga saat ini. Salah satu upaya tersebut yakni mengatasi masalah kesehatan. Stunting merupakan salah…

    Pemkab Malinau Gelar Rapat Koordinasi, Jelang Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Terpilih

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Malinau pada Pilkada tahun 2020, Wempi W. Mawa -Jakaria akan dilantik pada Senin (26/4/2021) mendatang. Pelantikan di wacanakan akan digelar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan