DPRD Nunukan Soroti Kekurangan Alkes dan Terbengkalainya Dua Gedung RS Pratama di Masa Pandemi Covid-19

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Masih terbengkalainya dua Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Sebuku dan Kecamatan Krayan menjadi keluhan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan Kalimantan Utara.

Para legislator ini berpendapat kasus RS Pratama yang masih mangkrak saat pandemic covid-19 seharusnya menjadi focus perhatian pemerintah.

Terlebih semua Negara saat ini tengah bertempur dengan wabah Covid-19. Dibutuhkan banyak fasilitas kesehatan, obat obatan dan dukungan tenaga medis.

‘’Ada dua Rumah Sakit Pratama di Sebuku dan Krayan yang hingga kini belum beroperasi. Bangunan tersebut sudah beberapa tahun terbengkalai dikhawatirkan terjadi kerusakan fisik jika dibiarkan,’’ujar Juru Bicara DPRD Nunukan Hendrawan menyampaikan keputusan DPRD Nunukan terhadap LKPJ Bupati 2020, dalam rapat paripurna, Selasa (4/5/2021).

Hendrawan mengatakan, Rumah Sakit, diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan dokter spesialis bagi pasien rawat inap yang butuh penanganan khusus.

Sorotan terhadap RS Pratama juga berlaku untuk RS Pratama Sebatik. Saat ini masih terdapat permasalahan air bersih. Sering terjadi kelangkaan tabung oksigen, serta kendala pemeliharaan Alat Kesehatan (Alkes) yang perlu mendapat focus perhatian.

DPRD melalui Pansus LKPJ Bupati Nunukan 2020 berharap Pemkab Nunukan dapat mengalokasikan anggaran untuk penyediaan sarana prasarana rumah sakit termasuk listrik, air dan tenaga medis juga dokter.

Selain itu, belum optimalnya pengoperasian alat rontgen juga menjadi sorotan dalam peninjauan yang dilakukan.

‘’DPRD berharap kiranya Pemkab Nunukan menganggarkan untuk tenaga operasional dan tenaga operator peralatan rontgen tersebut,’’sambungnya.

Demikian juga dengan fasilitas gudang obat. Meskipun saat ini kabupaten Nunukan memang memiliki gudang obat, hanya saja spesifikasinya belum memadai. Butuh penyediaan peralatan tambahan karena ada sejumlah obat yang harus disimpan dengan suhu dan temperature tertentu.

DPRD juga meminta Pemkab lebih memperhatikan banyaknya tenaga medis di puskesmas puskesmas pembantu di sejumlah kecamatan. Sayangnya mereka kurang didukung sarana tempat tinggal yang memadai.

‘’Bahkan ada perawat yang telah berkeluarga namun harus berbagi tempat dengan perawat lain dan dokter,’’imbuhnya.

Rekomendasi terakhir di bidang kesehatan yang disampaikan dalam paripurna, adalah supaya Pemkab Nunukan lebih transparan dalam penggunaan dana hasil refocusing sejumlah OPD.

Termasuk alokasi anggaran dan peralatan ke Rumah Sakit dan Puskesmas agar dapat secara optimal dalam penanganan covid-19.

Reporter : Viq

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan