Para Peserta Pamerkan Hasil Karya dalam Penutupan Pelatihan Menjahit & Payet Busana

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Pelatihan menjahit dan payet busana dalam Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Malinau, telah usai dilakukan di tempat pelatihan Kantor PKK Malinau, Jum’at (10/9) lalu.

Pelatihan yang diinisiasi oleh TP-PKK Malinau dan bekerjasama dengan pihak perusahaan PT. Mitrabara Adiperdana Tbk ini pun telah ditutup secara resmi oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa.

Pada kesempatan itu, Bupati Wempi berharap agar ilmu yang didapatkan oleh para peserta dapat bermanfaat.

Bupati mengungkapkan, bahwa keterampilan menjahit dan payet busana pasti sangat dibutuhkan.

Baik dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam upaya pengembangan sektor pariwisata.

“Jasa menjahit ini pasarnya sangat tersedia, apalagi warga yang membutuhkan jahitan atau pakaian khas adat yang berkualitas dan bermutu,” ujarnya, Minggu (12/9/2021).

Tak hanya itu, tambahnya, jika hampir dalam setiap upacara adat menggunakan pakaian bermotif batik atau adat daerah, pasti kedepan akan banyak peminatnya.

Oleh karena itu melalui pelatihan ini, diharapkan dapat menciptakan para penjahit atau perancangan busana yang siap dan mandiri dalam dunia kewirausahaan.

Sementara, Ketua TP-PKK Malinau, Ny. Maylenty Wempi mengaku akan terus memantau perkembangan para peserta pelatihan ini kedepan.

Namun ia berharap, selepas pelatihan ini, para peserta dapat segera mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan.

“Selain meningkatkan kompetensi, para peserta juga bisa meningkatkan pendapatan dalam berwirausaha lewat program pelatihan ini, intinya bisa mandiri,” katanya.

Ia menambahkan, pada pelaksanaannya peserta yang telah mengikuti program pelatihan keterampilan selama 10 hari ini berjalan dengan baik, hari ini para peserta telah menampilkan hasil karya dari pelatihan yang mereka ikuti.

Diketahui, para peserta pelatihan berjumlah 40 orang terbagi menjadi 2 kelompok, yakni 20 peserta pelatihan menjahit dan 20 peserta pelatihan payet busana.

Kegiatan diselenggarakan dalam selama 10 hari, dan melibatkan para wanita atau Ibu Rumah Tangga di wilayah Kabupaten Malinau.

Reporter : Gani

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan