Residivis Curat Jebol Toko; Gondol Rp2,5 Juta Untuk Beli Narkoba

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Unit Reskrim Polres Nunukan Kalimantan Utara mengamankan Ado bin Senawin (27) warga jalan Pesantren Nunukan Timur, Jumat (12/2/2021).
Ado menjadi pelaku pencurian sebuah toko di jalan Anastasia Wijaya, desa Sedadap Nunukan selatan pada Senin 8 Februari 2021.
Kabag Humas Polres Nunukan AKP.Muhammad Karyadi mengungkapkan, Ado sempat kesulitan masuk toko melalui pintu depan, padahal ia sudah merusak pintu toko milik Mimin tersebut,
‘’Dia memutar ke belakang toko dan memaksa membuka pintu belakang pintu toko yang tertutup rapat namun tidak terkunci,’’ujarnya, Sabtu (13/2/2021).
Dalam aksinya, Ado akhirnya berhasil menggasak sejumlah uang tunai Ringgit Malaysia, juga uang dalam toples celengan beserta beberapa banrang jualan toko. Kerugian materill akibat pencurian tersebut ditaksir sebesar Rp. 2.550.000.
Laporan yang masuk kemudian ditindak lanjuti dengan pengejaran, sampai akhirnya, polisi mencegat Ado, saat tengah melintas di jalan TVRI.
Polisi menemukan sejumlah barang bukti kejahatan Ado berupa uang tunai ringgit dan Rupiah.
‘’Pelaku mengakui perbuatannya, bahkan dia mengaku sebagian uang yang dicurinya dipakai untuk membeli narkoba,’’kata Karyadi.
Lebih lanjut, Karyadi mengatakan, pelaku merupakan residivis kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) pada tahun 2016 lalu.
Saat itu, Ado didakwa bersalah karena terbukti mencuri mesin genset dan mesin Alkon.
‘’Pelaku adalah residivis kasus yang sama, usai bebas penjara, pelaku bekerja serabutan dan tidak memiliki tempat tinggal yang tetap,’’kata Karyadi.
Polisi mengamankan barang bukti berupa, lembaran kawat kasa, 1 buah toples celengan, uang tunai RM 64, uang tunai Rp. 26.000, 4 botol kecil parfum, 6 bungkus kosong rokok Sampoerna, 1 bungkus kosong Milo, 2 bungkus kosong susu cair, 1 buah pasta gigi, 2 buah minyak rambut, 1 buah tas warna hitam, 1 buah tas belanja dan 1 pasang sepatu.
Tidak hanya itu, dari hasil pengembangan, Polisi kembali menemukan barang bukti kejahatan, masing masing, 1 Hp Nokia, 1 kamera digital, 1 dompet wanita berisi STNK, dimana hingga saat ini barang barang tersebut masih dalam pengembangan perkara.

Reporter : Viq

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, Wabup Jakaria : Upaya Penurunan Angka Stunting di Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Upaya Pemerintah Daerah Malinau dalam capaian penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) terus dilakukan hingga saat ini. Salah satu upaya tersebut yakni mengatasi masalah kesehatan. Stunting merupakan salah…

    Pemkab Malinau Gelar Rapat Koordinasi, Jelang Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Terpilih

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Malinau pada Pilkada tahun 2020, Wempi W. Mawa -Jakaria akan dilantik pada Senin (26/4/2021) mendatang. Pelantikan di wacanakan akan digelar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan