20 WNA Malaysia Kehabisan Perbekalan di Nunukan: Tolong Pulangkan Kami

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Sekitar 20 WNA asal Malaysia tak bisa pulang ke negaranya pasca kebijakan lockdown (mengunci kawasan) diberlakukan Pemerintah Malasyia.

Mereka terpaksa tinggal di Nunukan Kalimantan Utara sembari menunggu keputusan Konsulat Malaysia akankah mereka segera dipulangkan atau harus bertahan sampai status lockdown di Malaysia dicabut.

Ahmad Rizamsyah (28) salah satu WNA Malaysia beralamat di Batu 3 Jalan Tau Lama, yang kini bersama 20 WNA lain menempati hotel Gita Nunukan menumpahkan keluh kesahnya di media daring.

“Assalamualaikum…dengarlah luahan kami yang sangat tersiksa, kerajaan negeri Sabah tolonglah, kami sangat merayu kepada kamu, ramai lagi rakyat Malaysia tapi kami berpisah tempat, sebelum ada covid19 di Sabah kami sudah di Indonesia,”tulisnya di media sosial facebook dengan akun Ahmad Asyraf Acap, yang kemudian keberadaan WNA menjadi perhatian masyarakat Nunukan.

Ahmad mengatakan, sebenarnya ada sekitar 123 WNA Malaysia yang kini berada di Nunukan dan menanti keputusan pemerintah Malaysia terkait kepulangan mereka.

Sayangnya, saat ini mereka mulai kehabisan perbekalan, karena ada yang sudah 10 hari di Nunukan, beberapa bahkan sama sekali tak punya uang untuk membayar biaya penginapan.

“Kalau dikira sekarang ada 123 orang Malaysia di Nunukan, mereka lepas melancong (berwisata) dari berbagai wilayah, ada dari Toli Toli, Surabaya, Sulawesi Barat dan lainnya, mereka tersebar di beberapa hotel juga rumah keluarganya, setelah kemarin kami viral di medsos, ada yang baik hati menyumbang dari segi makanan,”tuturnya.

Meski bersyukur banyak dermawan yang memberikan bantuan makanan, mereka tak bisa memungkiri kekhawatiran mereka akibat menipisnya bekal untuk ongkos perjalanan.

“Kami risau ada kekurangan keuangan untuk membayar hotel tempat berteduh,”keluhnya.

Ahmad mengatakan, petugas Imigrasi telah melihat keberadaan mereka dan meminta untuk para WNA menghubungi kedutaan Malaysia di Pontianak Kalimantan Barat agar segera dibuatkan rekomendasi pemulangan yang ditembuskan ke Otoritas Malaysia.

Dikonfirmasi persoalan WNA di Nunukan, Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Hanton Hazali membenarkan ada lebih 100 orang yang tengah menanti surat dari Kedutaan Malaysia.

“Kami sudah lihat mereka, prosedurnya harus mereka sendiri yang melapor ke Kedutaan, kemarin sempat kami memfasilitasi pemulangan, tapi begitu penjelasan kedutaan mereka, biar warga Malaysia sendiri yang bermohon, jadi kita tetap pantau dan tentu kami awasi keberadaan mereka,”jawabnya.

Keberadaan WNA Malaysia di Nunukan juga telah menjadi perhatian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mereka memastikan kondisi kesehatan WNA telah melalui screening di Bandara dan Pelabuhan sehingga kekhawatiran akan Covid-19 tak perlu menjadi pertanyaan.

Tim Gugus Tugas juga telah menerima kedatangan mereka ke Posko dan memfasilitasi pemulangan mereka dengan berkoordinasi dengan kedutaan Malaysia.

“Pemeriksaan sudah pasti SOP nya sama, di bandara atau pelabuhan mereka terscreening, kalau masalah konsumsi kalau mereka meminta tentu pemerintah akan beri,”kata Aris.(KU).

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, Wabup Jakaria : Upaya Penurunan Angka Stunting di Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Upaya Pemerintah Daerah Malinau dalam capaian penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) terus dilakukan hingga saat ini. Salah satu upaya tersebut yakni mengatasi masalah kesehatan. Stunting merupakan salah…

    Pemkab Malinau Gelar Rapat Koordinasi, Jelang Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Terpilih

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Malinau pada Pilkada tahun 2020, Wempi W. Mawa -Jakaria akan dilantik pada Senin (26/4/2021) mendatang. Pelantikan di wacanakan akan digelar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan