Sambut Perayaan HUT Ke- 24 dan IRAU Ke- 10 Kabupaten Malinau, Sekda Ernes Pimpin Rapat Persiapan

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Dalam rangka menyambut Peringatan HUT Kabupaten Malinau yang ke- 24 Tahun dan Perayaan Festival Budaya IRAU ke- 10 yang jatuh pada Bulan Oktober 2023 mendatang, Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau, Ernes Silvanus bersama Asisten I, H. Kamran Daik dan Asisten III, Marson R Langub memimpin rapat persiapan jelang pelaksanaan dua agenda tersebut.

Dalam arahannya, Sekda Ernes Silvanus menyebutkan, bahwa Festival Budaya IRAU dan Peringatan HUT Kabupaten Malinau ini adalah momen yang sangat penting. Kiranya bisa sukses terlaksana dengan sebaik mungkin. Maka dari itu, kata dia, kepada panitia diharapkan bisa mempersiapkan dan mematangkan segala kebutuhan dalam menyambut dua moment tersebut.

Terkait kepanitiaan, Sekda Ernes meminta kepada OPD Teknis untuk membentuk kepanitian yang nantinya memiliki tugas dan tangung jawab sesuai dengan tupoksinya, juga memperhitungan ketersediaan anggaran.

“Dalam rapat ini telah dijelaskan beberapa hal sehubungan dengan kegiatan IRAU yang akan kita laksanakan. Kemudian juga ada pembahasan terkait kegiatan adat dan paguyuban serta beberapa kegiatan yang berhubungan dengan persiapan tari massal,” ujar Sekda Ernes, Rabu (26/7/2023).

Ia menambahkan, Disperindagkop Malinau juga telah memberikan gambaran terhadap kegiatan UMKM selama pelaksanaan event besar tersebut.

Termasuk, untuk draft logo dan maskot yang akan menjadi ikon IRAU Tahun 2023 ini sudah dipersiapkan. “Harapan kami agar ada tambahan draft yang sudah kami siapkan dalam rangka penyempurnaan design maskot dan logo melalui lomba yang saat ini digelar,” ungkapnya.

Kemudian, IRAU tahun ini sesuai arahan Bupati Malinau akan lebih lama dari tahun sebelumnya yakni selama 20 hari, yang dimulai Tanggal 7 sampai 26 Oktober 2023 mendatang.

Pada saat acara pembukaan diharapkan semua mengenakan pakaian dan atribut adat.

“Karena nanti ada karnaval yang akan dilombakan, sebelum masuk ke acara tari masal,” ujarnya.

Selain acara adat dan paguyuban juga akan dilaksanakan berbagai kegiatan pertandingan dan perlombaan tradisional dan masih banyak lagi.

“Karena itu, mohon keterlibatan dari semua pihak dan dukungan dari kita semua,” pungkasnya.(*)

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan