Bahas Pemetaan Ketahanan dan Kerentanan Pangan, Bupati : Pengumpulan Data Harus Faktual

MALINAU, SWARAKALTARA.COM -Tim Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Kabupaten Malinau harus mampu melakukan pemetaan ketahanan dan kerentanan pangan sesuai dengan kondisi riil di setiap desa maupun wilayah.

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa saat memimpin Rapat Pemaparan & Pembahasan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan di Ruang Rapat Intulun, Kantor Pemkab Malinau, pada Rabu (8/3/2023).

Dalam arahannya, Bupati Wempi menyampaikan bahwa hasil data dan analisis dari Tim FSVA sangat penting sebagai dasar dalam penanganan daerah rawan pangan maupun pemetaan faktual dari 6 Indikator data yang disampaikan Tim FSVA.

“Data ini merupakan sarana informasi terupdate secara cepat dalam mengidentifikasi daerah yang rentan sehingga program dari berbagai sektor untuk segera mungkin mendapat respon untuk memberikan dampak yang lebih baik bisa terlaksana dan terkoordinasikan dengan merata,” ucap Bupati Wempi dalam arahannya.

Ia menambahkan, bahwa data FSVA ini juga dapat menjadi dasar menentukan target intervensi program terkait penurunan angka kemiskinan, penanganan stunting dan angka rawan pangan.

Ia menjelaskan FSVA merupakan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis status ketahanan dan kerentanan terhadap kerawanan pangan tingkat wilayah.

“Peranan FSVA sangat strategis sehingga updating tahun ini menjadi mutlak diperlukan. Pemutakhiran harus dilakukan agar terpetakan ketahanan dan kerawanan secara akurat,” ucap Bupati.

Diketahui, kegiatan ini merupakan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI sebagai arahan tepat sasaran dalam menerapkan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis dari hasil analisa data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan dan disusun berdasarkan 3 aspek ketahanan pangan, yakni Aspek Ketersediaan, Aspek Akses Pangan, dan Aspek Pemanfaatan Pangan.

Reporter : Gani

  • swarakaltara

    swarakaltara.com portal media online kaltara

    Related Posts

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Pemkab Malinau kembali menggelar acara Halal Bihalal. Acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Malinau dalam rangka menjalin…

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebanyak 52 calon jemaah haji Kabupaten Malinau resmi dilepas oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H. Acara pelepasan dilaksanakan di ruang Laga Feratu Kantor Bupati Malinau,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Mungkin Kamu Melewatkan

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Jalin Silaturahmi, Seluruh Lapisan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal Pemkab Malinau

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Bupati Wempi Lepas 52 Calon Jemaah Haji Malinau Menuju Tanah Suci

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Terbang ke AS AHY Penuhi undangan Bank Dunia

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Masyarakat Adat Suku Dayak Tenggalan Malinau Usulkan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Apresiasi Kegiatan GOW, Bupati Harap Perempuan Malinau Semakin Inspiratif, Kreatif dan Inovatif

    Kepungan Debu Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan

    Kepungan Debu  Di Area Tambang Sepanjang Pesisir Pantai  Palu Donggala. Jatam Dan Walhi Sulteng Desak Pemerintah Untuk Mengevaluasi Kegiatan Tambang Pasir Dan Batuan