Hadiri Hut Pramuka ke 58, Bupati Malinau Resmi Tutup Bulan Bakti RT Bersih

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si secara resmi menutup Kegiatan Bulan Bakti (Bulbak) RT BERSIH, sekaligus menghadiri HUT Pramuka ke-58 tahun di lapangan Pro Sehat Pelangi Intimung, pusat perkantoran Kabupaten Malinau Kalimantan Utara, Kamis (15/8).

Hadir pada acara tersebut, Wakapolda Kaltara Kombes. Pol. Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum,  Bupati Malinau Bpk. DR Yansen TP M.Si, Bupati Bulungan Sujati, Wakil bupati Bulungan Ingkong ala, Wakil Walikota Tarakan Efendi Jufrianto, Direktur pangan dan rempah tanaman musiman dan perkebunan kementerian Pertania RI Ir. Agus Suardi, Koarda Prov. Kaltara, Asisten 1 Pemerintahan Prov. Kaltara Drs. Sanusi, Ketua DPRD Malinau Wempi W Mawa S.E,  Wabup Malinau Topan Amrullah S.Pd M.Si, Sekda Malinau Ernes Silvanus S.Pdi, Kapolres Malinau AKBP Bestari Harahap, Kajari Malinau Rio S.H M.H, Ketua pengadilan negeri Malinau Adri Simbolon S.H. MH,  Para Kepala SOPD se Kab. Malinau, Para anggota DPRD Kab. Malinau, Wadan Satgas Yonif Raider 303/SSM Kpt Inf Ardian, Koarcab kab/kota se Kaltara, Para anggota DPRD Kabupaten Malinau, serta dihadiri Siswa siswi dari beberapa sekolah SD, SMP dan SMA se Malinau.

Bupati Malinau Dr. Yansen TP, Penyelenggaran pemerintah dan pembangunan Malinau didasarkan pada semangat model Gerdema, model pembangunan yang sepenuhnya percaya kepada Pemerintahan Desa dan RT untuk menyelenggarakan kepentingan rakyatnya, dengan motto: “Dari Rakyat Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat”

“Program RT Bersih yang memiliki singkatan dari: rapi, tertib, bersih, sehat, indah, dan harmonis merupakan program strategis dan aplikatif dari pemerintah daerah yang bertujuan untuk mewujudkan tatanan kehidupan RT yang mampu membentuk perilaku masyarakat dan menjadikan RT bersih sebagai budaya Masyarakat Kab. Malinau”

“Oleh karenanya diperlukan kebersamaan yang kuat untuk maju yang didukung dengan kesuburan ketekunan dan keuletan serta kebesaran kesabaran dari seluruh pelaku pembangunan dengan berpegang teguh pada kearifan nilai-nilai sosial budaya lokal dalam kegotongroyongan dan keswadayaan yang terus didayagunakan, dilestarikan dan dikembangkan agar menjadi potensi yang efektif dalam pembangunan nasional khususnya pembangunan desa,” ungkapnya.

Yansen juga mengatakan, penutupan pada tahun ini mengambil tema kemandirian perilaku masyarakat Kabupaten Malinau yang berarti dalam setiap momen bulan Bakti dapat memperlihatkan perilaku dalam kehidupan sehari-hari dari masyarakat Kabupaten Malinau di seluruh pelosok pelosok desa.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 381 RT dikabupaten Malinau yang telah dibuka pada tanggal 13 Juli yang lalu di desa wisata Long Loreh Kecamatan Malinau Selatan.

“Saya berharap sekalipun bulbak telah berakhir namun pelaksanaan pendamping RT yang harus terus berlanjut Dan tidak berhenti”, ujar Yansen TP.  (ezi/sk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NONE

swarakaltara.com