Malaysia Lockdown, Masyarakat Krayan Terancam Kelangkaan Sembako

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Rencana Malaysia memutuskan untuk melakukan Lockdown guna menghentikan penyebaran virus Corona (COVID-19), menjadi masalah baru bagi masyarakat Kerayan yang untuk memenuhi kebutuhan pokok tentunya dari Lawas Malaysia dikarenakan akses ke Malaysia lebih dekat terjangkau.

Pemerintah Malaysia berencana melakukan Lockdown terhitung sejak 18-31 Maret 2020, Dilansir dari Channel News Asia, Senin (16/3/2020) Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan keputusan ini dibuat pemerintah Malaysia dengan tujuan mencegah penyebaran Corona.

Sehubungan dengan adanya rencana Pemerintah Malaysia melakukan Lockdown guna pencegahan covid 19 tentunya Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan akan terancam kelangkaan sembako karena saat ini bahkan sejak dulu pasokan sembako sebagian besar berasal dari negara tetangga bagian serawak (lawas), dan sebaliknya hasil pertanian berupa beras di pasok juga ke lawas Malaysia dari Krayan, Ungkap Pemerhati Masyarakat Perbatasan, Heberth Anderes kepada media ini, Selasa (17/3).

Lanjut kata Heberth Anderes, mohon Pemkab Nunukan dan Pemprpv Kaltara agar bisa mengantisipasi ancaman kelangkaan ini agar masyarakat di Krayan tidak panik karena kelangkaan tersebut.

“Kami juga mengharapkan ada jaminan pasokan sembako dari pemerintah indonesia”.

Selain itu, meminta kepada pemerintah kabupaten Nunukan dan Pemprov untuk dapat menambah tenaga medis, peralatan penunjang medis dalam hal pendektesian dini terhadap keluar masuknya orang di perbatasan kerayan malaysia.

“Hal ini penting mengingat keterbatasan tenaga medis dan peralatan tersedia disana termasuk tranportasi pesawat angkutan orang atau pasien yang butuh perawatan rujukan ke ibukota kabupaten nunukan atau tarakan RSU yang lebih lengkap fasilitasnya, Ujar Heberth. (red).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top