4.345 WNI di Tawau Malaysia Menerima Sembako Gratis

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Konsulat RI di Tawau negara bagian Sabah Malaysia mendistribusikan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk memastikan para Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah kerja mereka tak kekurangan makanan selama kebijakan lockdown masih terus berlangsung di Malaysia.

Donasi ini dilakukan untuk mengurangi beban hidup para WNI selama pemberlakuan kebijakan “Pembatasan Pergerakan” oleh pemerintah setempat atau yang dikenal dengan sebutan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) terkait merebaknya wabah virus corona (COVID-19), yang diberlakukan dari tanggal 18-31 Maret 2020 dan kemudian diperpanjang hingga tanggal 14 April 2020, setelah itu diperpanjang kembali sampai dengan 28 April 2020.

Kepala Konsulat RI Tawau, Sulistijo Djati Ismodjo melalui Penerangan Sosial dan budaya Emir Faisal mengatakan, bantuan diberikan ke WNI terdampak berupa paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, mie instan, makanan kaleng dan lain-lain.

“Setiap hari ratusan paket sembako disiapkan oleh para petugas sebelum nantinya dibagikan kepada para WNI yang membutuhkan dengan pengawalan dari pihak kepolisian setempat.”ujarnya, Selasa (14/04/2020).

Sulistijo Djati Ismojo selalu berpesan dalam setiap kali pemberangkatan pendistribusian agar paket bantuan yang akan dibagikan tersebut bisa sampai kepada masyarakat WNI yang benar-benar membutuhkan sehingga tepat sasaran.

Selain itu dirinya juga berpesan kepada para petugas yang mendapat giliran agar tetap menjaga diri untuk menghindari kemungkinan dapat tertular virus sesuai standar kesehatan yang ditetapkan yakni dengan tetap menjaga jarak dan dilengkapi dengan perlengkapan pelindung seperti masker, sarung tangan serta handsanitizer.

Kegiatan pendistribusian bantuan ini dilakukan setiap hari, yang dimulai sejak tanggal 2 April 2020 dan nantinya diharapkan dapat menjangkau seluruh WNI yang benar-benar membutuhkan di wilayah kerja.

“Kita sudah memasuki hari ke-13 pendistribusian, kita bagikan untuk 4.535 orang WNI di wilayah Tawau dan sekitarnya.”kata Emir.

Saat ini pihak Konsulat masih terus melakukan pendataan keberadaan para WNI baik secara manual dengan cara mendatangi langsung wilayah yang menjadi titik-titik konsentrasi WNI, maupun secara online yakni mengisi formulir melalui aplikasi google forms yang sudah diumumkan melalui media sosial resmi milik Konsulat seperti facebook, serta melibatkan peran serta guru-guru CLC yang tersebar di wilayah kerja Konsulat RI Tawau untuk turut menyebarluaskan informasi dimaksud kepada para WNI, nantinya data tersebut akan direkap dan diverifikasi oleh pihak panitia.

Para WNI yang diprioritaskan sebagai penerima bantuan adalah mereka para pekerja lepas yang berdomisili di wilayah Tawau dan sekitarnya seperti pelayan warung-warung makan kecil, nelayan-nelayan kecil, tukang potong rumput, buruh bangunan dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk para pekerja kebun sawit khususnya di perusahaan-perusahaan besar meskipun para pekerja ini diliburkan karena perusahaan tidak diperbolehkan untuk beroperasi, namun sesuai peraturan yang ada, pihak perusahaan masih tetap harus membayarkan gaji seperti biasa selama masa pembatasan pergerakan sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Pihak Konsulat juga telah menyampaikan surat kepada pihak syarikat/ladang untuk tetap memberikan perhatian kepada para pekerja Indonesia di saat PKP.”jelas Emir menambahkan.

Pembagian paket sembako ini sangat diharapkan oleh masyarakat khususnya mereka yang terdampak karena adanya wabah Covid-19, yang secara otomatis mengurangi bahkan menghilangkan pendapatan mereka yang umumnya merupakan para pekerja harian lepas karena tidak bisa bekerja.

“Paket bantuan sembako didistribusikan langsung ke kantong-kantong pemukiman WNI yang benar-benar membutuhkan.”tegas Emir.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top