4 Orang Positif Corona, Tim Gugus Tugas Tracing Semua Yang Kontak Dengan Pasien

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Surabaya telah mengeluarkan surat resmi mengkonfirmasi 4 pasien kluster jamaah tabligh di RSUD Nunukan Kalimantan Utara positif mengidap Corona Virus Disease (Covid-19).

Dengan legalitas tersebut, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan langsung melakukan protokol kesehatan dengan tracing ke semua orang yang pernah kontak dengan pasien, termasuk mencari data-data penumpang KM.Lambelu yang berlayar rute Sulawesi Selatan – Nunukan pada 28 Maret 2020 lalu.

Juru Bicara TGC Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono mengatakan, sementara ini sudah ada 34 orang di rusunawa dan 13 orang dari pulau Sebatik segera menempati ruang karantina.

“Ada 47 orang hasil tracing yang sudah kita tempatkan di rusun, kita harus tracing juga keluarga yang bersangkutan bahkan semua penumpang kapal laut yang berlayar bersama pasien positif itu,”ujarnya, dalam prescon di posko TGC, Kamis (02/04/2020).

Aris mengakui, kedatangan 43 Jamaah tabligh asal kabupaten Nunukan yang mengikuti acara ijtima ulama dunia di Gowa provinsi Sulawesi Selatan pertengahan Maret 2020 lalu tak menjalani isolasi.

Petugas medis hanya meminta mereka menjalankan isolasi mandiri, yang sayangnya anjuran demikian tak dipatuhi.

“Dalam revisi 4 di aturan penanggulangan Covid-19 tidak wajib pemberlakuan karantina khusus, maka yang kita sarankan isolasi mandiri ke mereka, dan kita sesalkan arahan kita tak dipatuhi sepenuhnya”katanya.

Adapun data pasien kluster jamaah tabligh yang terkonfirmasi positif masing-masing, ABR 62 tahun, KAL 60 tahun, ABA 51 tahun dan KLM 33 tahun, semuanya adalah warga kecamatan Nunukan berjenis kelamin laki-laki.

Sebagaimana penjelasan Direktur RSUD Nunukan dr.Dulman Sp.Og, 4 pasien positif kluster jamaah tabligh tersebut memiliki riwayat kontak dengan jamaah lain termasuk yang meninggal di RS.Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan Kalimantan Timur.

Berdasarkan hasil tracing, saat ini ada 20 ODP baru, dengan rincian 17 dari Nunukan, 2 dari Nunukan Selatan, dan 1 dari Sebatik Utara.

Total ada 78 ODP dalam pemantauan, masing-masing, Nunukan 43, Nunukan Selatan 8, Sebuku 1, Lumbis 4, Krayan 1, Krayan Timur 1, Tulin Onsoi 1, Seimanggaris 2, Sebatik Tengah 4, Sebatik Barat 5, Sebatik Induk 2, dan Sebatik Utara 6.

“Kita juga temukan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 15 orang, semuanya dikarantina khusus di rusunawa,”imbuhnya.

Sementara untuk pasien di RSUD Nunukan, ada 8 yang dirawat di bangsal Isolasi, 4 positif Corona, 1 PDP, dan 3 ODP yang mendekati PDP.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top