PDP Meninggal di Bangsal Isolasi Negatif Covid-19

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Status pasien yang meninggal dunia di bangsal isolasi RSUD Nunukan Kalimantan utara terkonfirmasi negatif Covid-19.

Pasien asal Kecamatan Lumbis berusia 60 tahun berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebut kini telah dimakamkan dengan standar penanganan jenazah suspek corona virus.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Nunukan Aris Suyono mengatakan, status almarhum terkonfirmasi negatif covid-19.

“Betul pasien PDP yang meninggal negatif,”ujarnya, Kamis (09/04/2020).

Sample almarhum dikatakan menjadi prioritas oleh laboratorium Surabaya, sehingga segera mendapat hasil yang bisa dikonfirmasi.

Sementara dari sekitar 20 sample Swab yang dikirimkan tim medis Nunukan, ke laboratorium Swab nasofaring dan orofaring, hasilnya harus menunggu antrean dan belum ada yang terkonfirmasi.

“Sample Swab pasien PDP yang meninggal didahulukan atas permintaan Dinkes Provinsi, yang lain antre,”katanya.

Pasien PDP tersebut memiliki riwayat sakit kulit dan sempat menjalani perawatan di RSUD Tarakan. Saat pulang ke Lumbis Pensiangan, sekitar 30 Maret 2020 pasien dibawa ke RSUD Nunukan dengan keluhan layaknya Covid-19, hasil diagnosa dokter mengarah ke pneumonia sehingga pada 4 April 2020 dokter menempatkannya di bangsal isolasi dengan status PDP.

Pasien akhirnya meninggal dunia karena sesak dan gagal nafas pada rabu 08 April 2020 sekitar 23.00 WITA.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top