Gugus Tugas Covid-19 Nunukan Lakukan Skrening Terhadap 227 BMI Deportasi dari Malaysia

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Tim medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Kalimantan Utara melakukan skrening terhadap 227 Buruh Migrant Indonesia (BMI) illegal yang dideportasi dari Tawau – Malaysia melalui pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Rabu (24/06/2020).

Sebagaimana standar protokol penanganan Covid-19 di pintu masuk tiap wilayah, perlu adanya deteksi dini untuk memastikan kondisi fisik pendatang tidak mengandung novel corona virus meski sebelumnya para BMI sudah menjalani rapid test di Tawau Malaysia sebelum dikirim ke Indonesia melalui pelabuhan Tunon Taka.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono mengatakan, skrening dilakukan untuk seluruh BMI yang bertujuan ke Sulawesi Selatan ini,

‘’Jika hasilnya negative, kita akan langsung kirimkan mereka ke daerah asal yaitu Sulawesi Selatan dengan kapal laut, tapi jika ada satu orang saja yang hasil rapidnya reaktif, maka semua akan kita karantina di Rusunawa,’’ujarnya.

Perimeter untuk melakukan karantina mandiri jika ditemukan adanya pelaku perjalanan luar negeri atau Orang Dengan Resiko (ODR) yang reaktif menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) di Nunukan dan berlaku dalam setiap kedatangan deportan ataupun pelaku perjalanan yang berkelompok.

Pemeriksaan dimulai dengan thermo ghun untuk mengukur suhu tubuh dengan batasan 38 derajat celcius, dan ditindak lanjuti dengan rapid test, dan bakal berlanjut untuk pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) atau pemeriksaan metode pengambilan swab/PCR.

Data Imigrasi Nunukan mencatatkan, Pemerintah Diraja Malaysia mendeportasi 227 BMI Illegal dengan beragam kasus pelanggaran, yaitu over stay, narkoba, dan pidana umum.

‘’Skrening sudah selesai untuk 227 BMI, dan sekarang semua sudah naik kapal Thalia, kita menunggu pemulangan tahap 2 sebanyak 134 BMI, mereka sudah PCR semua,’’kata Aris.

Kasus Covid-19 di kabupaten Nunukan mengalami trend ke arah lebih baik dengan hanya menyisakan 3 pasien konfirmasi positif dari 44 kasus yang ada, sampai hari ini, Nunukan mencatatkan 41 kasus sembuh, 8 0DP, 65 OTG, dan 3 PDP.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top