Presiden GBN: ‘Wancine Wis Teko Di Bumi Banten

JAKARTA,  SWARAKALTARA.COM – Waktu begitu cepat berlalu. Tak terasa ternyata kini saatnya telah tiba. Bertempat diwilayah Banten, Sabtu 7 November 2020, lebih dari lima (5) jam, dari siang hingga sore jelang fajar terbenam Presiden Gumregah Bakti Nusantara (GBN), dr. Ali Mahsun ATMO bersama Tokoh Muda dan Sesepuh Banten lakukan Kongkow ‘Wancine Wis Teko – Waktunya Telah Tiba Di Bumi Banten’. Hanya ber-tiga tidak ada yang lain namun tersaksikan segenap mahluk yang ada di alam semesta nusantara. Semua itu atas kehendak dan ridho Tuhan YME, Allah SWT.

Ngobrolnya asyik dan ‘gayeng banget’. Kopi tubruknya tajam dan nikmatnya tak karuan plus aroma kepulan asap dari berbatang-batang rokok. Walau lama terasa sebentar. Terjalani mengalir laksana air. Mejalar seperti akar dibawah tanah. Banyak hal yang terbahas didedikasikan hanya untuk songsong titik tolak kejayaan negeri yang awalannya di dan dari bumi Banten. Dan, dalam tempo secepat-cepatnya bangsa dan negeri ini mampu merengkuh kembali sebuah keadilan dan kesejahteraan. Mampu hidup dengan sandang, pangan dan papan rakyat terpenuhi secara berkeadilan. Mampu menggapai kembali kejayaan nusantara yang adil, makmur dan adidaya.

Kongkow Wancine Wis Teko ini sifatnya super-khusus (very special). Bagian tidak terpisahkan dari apa yang pernah disampaikan dr. Ali Mahsun ATMO, M Biomed tentang seputaran ‘Gunung Kemukus Sragen Jawa Tengah’ di Balaraja Tangerang Banten 3 tahun silam, tepatnya pada tanggal 27 November 2017. Sebagai keberlanjutan telah ditetapkan dan dicanangkannya Kota Serang Banten sebagai Titik Nol Atmo Nusantara Tour GBN tanggal 1 September 2020 di Makam Sultan Maulana Hasanuddin, Sultan Banten pertama. Yaitu Titik Awalan percepatan konsolidasi puing-puing sumber daya nusantara yang sangat melimpah yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri, dan sebesar-besarnya untuk mewujudkan kembali negeri adil, makmur dan adidaya. Titik awalan REKONSILIASI NUSANTARA sejak abad XIV / 700 tahun yang lalu atau sejak 17 Agustus 1945 sebagai bangunan kokoh dan berkuatan terdahsyat diatas beragam varian perbedaaan 750 suku bangsa dengan fondasi dasar Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa yang segera hantarkan bangsa dan negeri ini unggul dengan bangsa dan negeri manapun juga di dunia.

Namun yang pasti dari semua itu adalah tidak ada satupun kekuatan dimuka bumi ini yang mampu menghentikan atau melawan kehendak alam semesta Tuhan YME. Kita mampu asal mau mewujudkannya. Segala syarat dan prasyarat ada di negeri dan bangsa ini.

Gumregah Bakti Nusantara (GBN) dihadirkan untuk menghantarkan rakyat, bangsa dan negeri ini mewujudkan ‘Gold Triangel (Hiru) Nusantara’. Satu kesatuan secara utuh dan menyeluruh tiga pilar segitiga emas kejayaan nusantara yang adil, makmur dan adidaya digapai dalam tempo secepat-cepatnya.(red).

Foto terambil diwilayah Banten Sabtu 7 November 2o2o

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top