Kisah Perjalanan Rekapitulasi Suara Pilkada Setentak 2020 di Daerah Perbatasan dan Pedalaman Malinau

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sebagian masyarakat di daerah perkotaan tidak akan khawatir dengan jaringan internet.

Biasanya, jaringan internet di daerah tersebut lebih stabil. Berbeda halnya di Kabupaten Malinau, yang merupakan salah satu daerah perbatasan dan pedalaman di Indonesia.

Kisah menarik terlihat kala proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Setentak 2020 di Malinau.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menyiapkan website dalam rangka melakukan rekapitulasi suara.

Sirekap, itulah nama websitenya. Program itu, didesain untuk melakukan rekpitulasi suara secara online.

Namun, di Malinau program tersebut tidak menjadi satu-satunya program yang digunakan untuk rekapitulasi suara.

KPU Malinau harus juga menyiapkan program lain secara manual, yakni dengan menggunakan excel. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila jaringan internet tidak baik.

Demikian disampaikan Konisioner KPU Malinau, Indra Gunawan mengungkapkan, permasalahan utama dalam rekapitulasi suara di Malinau adalah jaringan internet.

“Kendala kita memang di jaringan internet. Jadi, selain Sirekap, kita juga lakukan secara manual dengan menggunakan Excel,” ujarnya kepada media baru-baru ini.

“Jadi, kalau tiba-tiba jelek jaringan internetnya maka secara manual kita lakukan rekap menggunakan excel,” jelasnya.

Mengapa harus dua program disiapkan, Indra menyatakan, pada proses pelaksanaan rekapitulasi menggunakan progran Sirekap tidak boleh berhenti.

“Nah, saat berenti excel secara manual merekapitulasi suara tetap jalan. Sebab, proses tidak boleh berhenti,” tandasnya.(ant).

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *