Zainal – Yansen Akan Bangun Konektifitas Infrastruktur Jalan di Perbatasan

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Debat publik paslon (pasangan calon) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara tahun 2020 menjadi ajang para paslon untuk menyampaikan gagasan dan program unggulannya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara menggelar debat publik ketiga dan di siarkan secara langsung oleh stasiun televisi Metro TV, Senin (30/11/20). dalam sesi paslon menjawab pertanyaan masyarakat salah satu yang di sampaikan moderator yakni berkaitan dengan infrastruktur jalan.

Calon gubernur Kaltara, Zainal A.Paliwang membeberkan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan yang akan menghubungkan Desa ke Kecamatan dan dari Kecamatan ke Kabupaten lalu terhubung ke Provinsi.

“Ini kita lakukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat Kaltara untuk memenuhi kebutuhan nya” ucap Zainal.

Yansen TP, Cawagub Kaltara juga menjelaskan bahwa Provinsi Kaltara memang harus di percepat konektivitas nya untuk pemerataan pembangunan. oleh sebab itu, tekad kami Zainal – Yansen akan hubungkan konektivitas infrastruktur jalan agar mobilitas masyarakat dan barang harus meningkat untuk mensejahterakan seluruh masyarakat yang ada di Kalimantan Utara.

“Itu lah hal yang tidak dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya, saat kami berjalan ke beberapa tempat di Kaltara, saya sendiri lihat kondisi jalan itu seperti kubangan kerbau dan kita bertarung dengan lumpur. lalu bagaimana masyarakat bisa menikmati kemajuan, membangun dan memenuhi kebutuhannya jika akses jalan tidak ada, ini lah yang harus jadi perhatian kita semua” tandas nya.

Kebutuhan dasar di Kaltara ialah infrastruktur namun, ini lah yang tidak di perhatikan baik oleh pemerintah sebelumnya. Zainal – Yansen dalam program kerja nya bertekad akan membangun konektivitas jalan dan memprioritaskan untuk transportasi sungai akan kita tingkatkan fungsinya selain jasa tetapi juga kepentingan pariwisata.

Lalu saat masuk dalam sesi tanggapan, paslon 1 dan 2 menanggapi terkait aturan untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Yansen TP menegaskan, untuk masalah peraturan semua orang bisa membaca nya, tapi ini persoalannya kita melindungi segenap tumpah darah masyarakat Kaltara. semua nya harus bisa menikmati akses jalan yang bagus. oleh sebab itu, sebagai seorang kepala daerah seharusnya kita mengerti dan paham apa yang di rasakan oleh masyarakat.

Kemudian lanjutnya, bayangkan setiap hari masyarakat di Tanjung Selor yang ingin ke Tanah Kuning itu harus merasakan guncangan yang luar biasa akibat jalan yang rusak dan pemerintah sebelum nya juga tidak memberikan solusi nya.

“Ini lah persoalan yang harus kita fikirkan, jangan aturan saja yang kita bicarakan” tegas Yansen.(ag).

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *