Dosis Kedua, Topan Amrullah : Setelah Vaksinasi, Tetap Patuhi Prokes Covid-19

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Plt. Bupati Malinau, Topan Amrullah menjadi satu di antara pejabat publik Kabupaten Malinau lainnya yang kembali menerima suntikan vaksin Covid-19 Sinovac dosis kedua, Selasa (23/2/21).

Topan mengakui dirinya tidak merasakan gejala apapun dari suntikan dosis kedua. Semua aktivitasnya pun berjalan normal tanpa kendala.

“Setelah 30 menit usai penyuntikkan dosis kedua, tidak ada reaksi apa-apa. Untuk penyuntikan vaksin yang pertama saya merasa ngantuk saja” ujar Topan saat ditemui usai vaksinasi di Ruang Utama RSUD Malinau.

Oleh karena itu, ia mengajak warga Kabupaten Malinau agar tidak ragu disuntik vaksin. Ia meminta masyarakat percaya kepada upaya pemerintah yang terstruktur dan terukur agar bisa terbebas dari pandemi Covid-19.

Ia berharap dengan adanya vaksinasi dapat memberikan harapan kepada masyarakat secara keseluruhan.

Di ketahui, antibodi dari vaksin Sinovac Covid-19 akan terbentuk secara penuh setelah 28 hari untuk penyuntikkan dosis kedua.

“Tentu, walaupun kita telah lakukan vaksinasi, tetap harus kita patuhi protokol kesehatan Covid-19. Karna bisa jadi tubuh dan imun kita kuat, namun bisa saja kita menjadi pembawa virus karna tidak patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.

Topan menambahkan, terkait tindak lanjut pemberian vaksin Covid-19 untuk masyarakat secara umum, pihaknya masih menunggu koordinasi dari Kemenkes dan Kemendagri.

“Refocusing anggaran terkait pemberian vaksin kepada masyarakat juga telah diarahkan oleh Kemenkeu di tahun 2021,” ucap Topan.

Jadi kita harus mengalokasikan dari APBD 2021, urainya, di refocusing untuk pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Pihaknya juga masih menunggu laporan dari Satgas Penanganan Covid-19 Malinau terkait jumlah vaksin yang di butuhkan untuk lakukan vaksinasi kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Malinau.

“Setelah diketahui jumlah yang dibutuhkan, lalu kita akan refocusing anggarannya di APBD 2021,” jelasnya.

Topan Amrullah juga berpesan, walaupun sudah di suntik vaksin kita semua harus tetap mematuhi protokol kesehatan, agar menjaga juga orang-orang yang belum di vaksin sehinga kita dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.

Abdul Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *