Komitmen Dukung Akselerasi PTM, Polres Malinau Gencarkan Vaksinasi bagi Pelajar

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Kapolres Malinau, AKBP Reza Pahlevi menunjukkan komitmennya mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dari semua tingkatan pendidikan di Kabupaten Malinau.

Dalam rangka akselerasi PTM terbatas di masa pandemi Covid-19 dan diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi para siswa, jajaran Polres Malinau bersama Dinas Kesehatan Malinau terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok pelajar di Malinau.

Vaksinasi bagi para pelajar di Kabupaten Malinau saat ini gencar dilaksanakan guna kelancaran PTM terbatas.

Setelah sebelumnya vaksinasi menyasar peserta didik jenjang SMP, Polres Malinau pun telah mengalokasikan vaksin jenis Sinovac untuk para pelajar di jenjang SMA.

Kapolres Malinau, AKBP Reza Pahlevi mengatakan, alokasi dosis vaksin khusus anak dan remaja saat ini akan lebih menyasar bagi sekolah-sekolah terdekat.

Utamanya untuk 4 wilayah kecamatan dengan indeks kerawanan Covid-19. Meliputi Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara, Malinau Barat dan Kecamatan Mentarang.

“Vaksinasi pelajar saat ini difokuskan dulu untuk sekolah di wilayah perkotaan. Karena melihat jumlah siswanya yang cukup banyak, lalu setelah itu alokasi vaksin akan didistribusikan ke sekolah di wilayah pedalaman dan perbatasan,” ujarnya, Senin (20/9/2021).

Kapolres menambahkan, pihaknya akan melaksanakan vaksinasi apabila pihak Sekolah telah benar-benar sudah siap.

“Sebelumnya ada komunikasi dan persetujuan sekolah bersama orang tua. Targetnya ini terus berlanjut sesuai dengan ketersediaan stok vaksin daerah,” ungkapnya.

Diketahui, satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP di Kabupaten Malinau telah menerapkan PTM terbatas sejak 7 September 2021 lalu. Namun, saat ini sekolah untuk jenjang SMA masih menerapkan Pembelajaran jarak jauh atau Belajar dari Rumah.

Reporter : Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *